• Support
  • FAQ
  • Contact Us
Ustadz Firanda Andirja Official
  • HOME
  • AL QURAN
  • TEMATIK
  • FIQIH
  • AQIDAH
  • KHUTBAH
  • SIROH NABI
  • BANTAHAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • AL QURAN
  • TEMATIK
  • FIQIH
  • AQIDAH
  • KHUTBAH
  • SIROH NABI
  • BANTAHAN
No Result
View All Result
Ustadz Firanda Andirja Official
No Result
View All Result
Home STATUS FACEBOOK

ANTARA DOKTER DAN USTADZ

admin by admin
November 29, 2013
in STATUS FACEBOOK
0
538
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jika menjadi dokter beresiko…, maka demikian juga menjadi da’i/ustadz maka lebih sangat beresiko. Jika sang dokter salah memberi resep bisa semakin memperparah derita pasien atau bahkan menyebabkannya meninggal…
maka demikian juga jika ustadz salah memberi fatwa…tergesa-gesa…tidak menganalisa terlebih dahulu…maka bisa menyesatkan di dunia dan di akhirat menyebabkan penderitaan di akhirat.
Maka sungguh wajar jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda tentang para ustadz yang demikian :

فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا
“Mereka ditanya, lalu mereka berfatwa tanpa ilmu, maka mereka sesat dan menyesatkan” (HR Al-Bukhari no 100 dan Muslim no 2673)
Maka jika masyarakat marah tatkala melihat dokter yang materialistis (padahal dokter bekerja mencari penghasilan…) apalagi sampai salah memberi resep…
Maka masyarakat lebih utama untuk marah kepada ustadz yang materialistis (yang memasang tarif, apalagi tarif yang tinggi…!!!), apalagi sampai berfatwa menyesatkan umat atau membela firqoh sesat…!!
Tentunya seorang dai/ustadz yang telah berusaha dan berijtihad lantas salah dalam fatwanya, maka ustadz seperti ini seharusnya dimaafkan oleh masyarakat. Maka demikian pula seorang dokter yang sudah berusaha menganalisa penyakit, bahkan mungkin bermusyawarah dengan para dokter yang lain, kemudian ternyata salah memberi resep atau salah mengambil tindakan, maka dokter ini bukan hanya dimaafkan akan tetapi juga dihargai atas usahanya, sebagaimana ustadz yang salah berfatwa namun dibangun diatas ijtihad dan usaha, maka ia mendapatkan satu pahala. Jika Ustadz tidak ada yang maksum, maka terlebih lagi dokter tidak ada yang analisanya selalu tepat dan benar !!!, Apalagi kesembuhan hanya dari Allah…sebagaimana hidayah hanya milikNya…

Previous Post

BERSIKAP ADIL SAAT BERSELISIH

Next Post

Amalan Hati Ketika Berdoa

admin

admin

Next Post

Amalan Hati Ketika Berdoa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent News

10 Sebab Penggugur Dosa

10 Sebab Penggugur Dosa

June 9, 2026
10 Kiat-kiat Menjaga Bersihnya Hati

10 Kiat-kiat Menjaga Bersihnya Hati

June 9, 2026
20 Argumentasi Yang Salah Dalam Beragama

20 Argumentasi Yang Salah Dalam Beragama

June 9, 2026
11 Tipe Suami

11 Tipe Suami

June 9, 2026
Ustadz Firanda Andirja Official

Categories

  • ADAB DAN AKHLAK
  • AQIDAH
  • DOSA BESAR
  • INFO
  • KELUARGA
  • KHUTBAH
  • MANHAJ
  • NASIHAT
  • STATUS FACEBOOK
  • TARBIYAH
  • TEMATIK
  • Uncategorized
  • Home
  • Kebijakan Privasi – Bekal Haji & Umrah
  • Kebijakan Privasi Al-Kamus
  • Sample Page

© 2026 Ustadz Firanda Andirja - Menebarkan cahaya tauhid di Nusantara.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • AL QURAN
  • AQIDAH
  • BANTAHAN
  • KHUTBAH
  • DOA DAN DZIKIR
  • EBOOK
  • SIROH NABI

© 2026 Ustadz Firanda Andirja - Menebarkan cahaya tauhid di Nusantara.