Wednesday, July 1, 2026
Ustadz Firanda Andirja Official
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • AL QURAN
  • AQIDAH
  • BANTAHAN
  • EBOOK
  • APLIKASI
    • BEKAL ISLAM
    • QURAN TADABBUR
  • BERANDA
  • AL QURAN
  • AQIDAH
  • BANTAHAN
  • EBOOK
  • APLIKASI
    • BEKAL ISLAM
    • QURAN TADABBUR
No Result
View All Result
Ustadz Firanda Andirja Official
No Result
View All Result
Home AQIDAH

Allah Al Ahad – Yang Maha Esa

December 24, 2021
in AQIDAH
0
allah al ahad
1.2k
SHARES
2.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asmaul Husna
Nama Allah
ﷻ اَلْوَاحِدُ\اَلْأَحَدُ (Maha Tunggal/Maha Esa)

Oleh DR. Firanda Andirja, Lc. MA.

Lafal Al-Ahad hanya datang pada surah Al-Ikhlas, Allah ﷻ berfirman,

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

“Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.” (QS. Al-Ikhlas:1)

Adapun lafal Al-Wahid datang pada banyak ayat.

Al-Ahad maknanya Maha Esa dalam:

  • Rububiyah-Nya:
  • Secara dzat-Nya Allah ﷻ maha tunggal. Allah ﷻ tidak butuh kepada pasangan maka Allah ﷻ tidak memiliki anak, bukan satu yang tiga, dan Allah ﷻ tidak bersatu dengan yang lain. Allah ﷻ berfirman,

لَوْ أَرَادَ اللَّهُ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا لَاصْطَفَى مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ سُبْحَانَهُ هُوَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ

“Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya. Maha Suci Allah. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.” (QS. Az-Zumar: 4)

Allah ﷻ berfirman,

وَلَا تَقُولُوا ثَلَاثَةٌ انْتَهُوا خَيْرًا لَكُمْ إِنَّمَا اللَّهُ إِلَهٌ وَاحِدٌ سُبْحَانَهُ أَنْ يَكُونَ لَهُ وَلَدٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَكَفَى بِاللَّهِ وَكِيلًا

“dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.” (QS. An-Nisa’: 171)

Konsekuensi dari Allah ﷻ Maha Esa adalah Allah ﷻ tidak menerima trinitas dan memiliki anak.

  • Dari sisi: penciptaan, kepemilikan, dan pengaturan alam semesta. Hanya Allah ﷻ yang menciptakan, mengatur, dan memiliki alam semesta ini. Tidak ada yang bersama Allah ﷻ dalam penciptaan, pemilikan, dan pengaturan. Allah ﷻ berfirman,

إِنَّ إِلَهَكُمْ لَوَاحِدٌ. رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ الْمَشَارِقِ

“Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Esa. Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari.” (QS. As-Saffat: 4-5)

Dalam ayat ini Allah ﷻ menjelaskan bahwasanya Allah ﷻ maha Esa maka Dia bersendiri dalam rububiyah-Nya.

  • Uluhiyah-Nya.

Allah ﷻ berfirman,

وَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ

“Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah: 163)

Barang siapa yang menyembah selain Allah ﷻ seperti menyembah makhluk, malaikat, jin, manusia, batu, pohon, wali yang telah meninggal, nabi, sapi, tikus, dan yang lainnya maka dia tidak mengesakan Allah ﷻ dan ini membatalkan keesaan Allah ﷻ.

  • Nama-nama dan sifat-sifatnya

Allah ﷻ berfirman,

يَا صَاحِبَيِ السِّجْنِ أَأَرْبَابٌ مُتَفَرِّقُونَ خَيْرٌ أَمِ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ

“Hai kedua penghuni penjara, manakah yang baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa?” (QS. Yusuf: 39)

Allah ﷻ Maha Melihat tidak ada yang menyamai penglihatan-Nya. Allah ﷻ Maha Mendengar tidak ada yang menyamai pendengaran-Nya. Allah ﷻ Maha Menciptakan tidak ada yang menyamai ciptaan-Nya. Allah ﷻ Maha Tinggi tidak ada yang menyamai ketinggian-Nya. Allah ﷻ Maha Agung tidak ada yang menyamai keagungan-Nya. Allah ﷻ Maha berilmu mengetahui hal yang gaib tidak ada yang menyamai keilmuan-Nya. Allah ﷻ berfirman,

قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

“Katakanlah: “Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.” (QS. An-Naml: 65)

Inilah makna dari Al-Wahid Al-Ahad yang artinya Allah ﷻ Maha Esa dalam segala hal. 

Tags: ahadallah maha esa
Previous Post

Membedah Tafsir Surat Al-Kafirun dalam Menyikapi Toleransi Kebablasan Saat Ini

Next Post

Hukum Puasa Pada Hari Jum’at Saja

Next Post
hukum puasa hari jumat

Hukum Puasa Pada Hari Jum'at Saja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ABOUT US

Suspendisse mollis interdum magna eget laoreet. Quisque vitae accumsan lacus. Vivamus auctor, nibh in cursus faucibus, tortor felis gravida sem, at fringilla mi felis eget justo.

Follow us

RECENT NEWS

  • 10 Kiat-kiat Menjaga Bersihnya Hati
  • 20 Argumentasi Yang Salah Dalam Beragama
  • Cahaya di Atas Cahaya
  • BISA JADI YANG KAMU BENCI, BAIK BAGIMU

CATEGORIES

  • ADAB DAN AKHLAK
  • AQIDAH
  • INFO
  • KELUARGA
  • KHUTBAH
  • MANHAJ
  • NASIHAT
  • STATUS FACEBOOK
  • TEMATIK
  • Uncategorized
  • uncategory
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • AL QURAN
  • AQIDAH
  • BANTAHAN
  • EBOOK
  • APLIKASI
    • BEKAL ISLAM
    • QURAN TADABBUR

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.