Wednesday, June 24, 2026
Ustadz Firanda Andirja Official
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • AL QURAN
  • AQIDAH
  • BANTAHAN
  • EBOOK
  • APLIKASI
    • BEKAL ISLAM
    • QURAN TADABBUR
  • BERANDA
  • AL QURAN
  • AQIDAH
  • BANTAHAN
  • EBOOK
  • APLIKASI
    • BEKAL ISLAM
    • QURAN TADABBUR
No Result
View All Result
Ustadz Firanda Andirja Official
No Result
View All Result
Home STATUS FACEBOOK

Jangan Salah Paham (Kaidah Menempuh Kemudorotan yang Terkecil Tidak Harus dalam Kondisi Darurat)

April 9, 2014
in STATUS FACEBOOK
0
543
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak ikhwan yang salah paham dalam penerapan kaidah fiqhiyah ini, dan merasa hanya bisa diterapkan tatkala kondisi darurat sebagaimana bolehnya makan daging babi. Akan tetapi yang benar adalah kaidah ini diterapkan pada 2 kemudorotan yang tidak bisa dihindari meskipun tdk dalam kondisi darurat.
Sekedar Analogi antara mencoblos atau golput:
Kita sedang berada dalam negara demokrasi, apapun yang terjadi maka dampaknya pasti mengenai rakyat negara demokrasi tersebut. Jadi golput pun tetap merasakan dampak tersebut
Ibarat ada pemilihan ketua kelas, lalu ada dua calon, dua duanya bakalan ngawur, tapi yang satu lebih baik dari yang lain, kita sebagai anggota kelas tidak akan terlepas dari dampaknya, meskipun kita golput tetap akan kena dampaknya sebagai anggota kelas, kita hanya bisa lepas dari dampaknya kalau pindah sekolah

Jadi permaslahannya bukan setuju dengan demokrasi tapi demokrasi menawarkan pilihan, (1) golput atau (2) milih,
Sebenarnya tatkala kita golput pun kita tdk terlepas dari dampak hasil demokrasi, karena akan berkaitan dengan undang undang dan peraturan negara dan daerah.
Maka jika ada pilihan golput atau milih, para ulama kibar memfatwakan untuk memilih sebagai bentuk meminimalkan dampak demokrasi, kita tidak sedang memilih calon yang bersih, akan tetapi sedang memilih yang paling ringan kemudorotannya.
Demokrasi tdk akan pernah bisa mendirikan syari’at islam, kita tdk sedang mengharapkan islam dari demokrasi tapi sedang meminimalkan kemudorotan sebisa mungkin
Yang melarang mencoblos memandang dari sisi ikut milih berarti ikut masuk dalam lumpur yang busuk…
Dari sini nampak berbeda cara memandang…
Adapun yang membolehkan mencoblos adalah memandang lumpur busuk tersebut akan menciprat siapa saja, hanya mau pasrah keciprat banyak atau berusaha untuk mengurangi cipratan, yang usaha tersebut mungkin berhasil mungkin juga tidak.
Tidak sama halnya kalau demokrasi menawarkan mencuri atau tidak, tentu dalam hal ini “tdk boleh bermaksiat”, akan tetapi mencoblos berbeda, seperti penjahat yang masuk rumah lalu hendak memukul kita apakah dengan besi apa dengan kayu…lalu kita milih dipukul pakai kayu
Dan para ulama tatkala membahas mencoblos tidak menasyaratkan darurat sebagaimana yang disangka jika tdk dilakukan maka berbahaya, akan tetapi mereka berbicara tentang ارتكاب أخف الضررين (menempuh kemudorotan teringan yang tdk bisa dihindari) dan hal ini pas pada praktek mencoblos, karena dampak demokrasi tdk bisa dihindari dalam sebuah negara demokrasi. Jadi tdk benar jika dianalogikan dengan makan babi, kalau tdk makan mati….
Ini hanya sekedar renungan, mungkin logika ana kurang tepat…
Ala kulli haal yang golput silahkan… Yang nyoblos silahkan…sungguh indah jika keduanya mendoakan kebaikan bagi negeri

 

Previous Post

Kuliah Subuh: Dahsyatnya Hari Kebangkitan

Next Post

Pemilu Telah Selesai…

Next Post

Pemilu Telah Selesai...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ABOUT US

Suspendisse mollis interdum magna eget laoreet. Quisque vitae accumsan lacus. Vivamus auctor, nibh in cursus faucibus, tortor felis gravida sem, at fringilla mi felis eget justo.

Follow us

RECENT NEWS

  • 10 Kiat-kiat Menjaga Bersihnya Hati
  • 20 Argumentasi Yang Salah Dalam Beragama
  • Cahaya di Atas Cahaya
  • BISA JADI YANG KAMU BENCI, BAIK BAGIMU

CATEGORIES

  • ADAB DAN AKHLAK
  • AQIDAH
  • INFO
  • KELUARGA
  • KHUTBAH
  • MANHAJ
  • NASIHAT
  • STATUS FACEBOOK
  • TEMATIK
  • Uncategorized
  • uncategory
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • AL QURAN
  • AQIDAH
  • BANTAHAN
  • EBOOK
  • APLIKASI
    • BEKAL ISLAM
    • QURAN TADABBUR

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.