• Support
  • FAQ
  • Contact Us
Ustadz Firanda Andirja Official
  • HOME
  • AL QURAN
  • TEMATIK
  • FIQIH
  • AQIDAH
  • KHUTBAH
  • SIROH NABI
  • BANTAHAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • AL QURAN
  • TEMATIK
  • FIQIH
  • AQIDAH
  • KHUTBAH
  • SIROH NABI
  • BANTAHAN
No Result
View All Result
Ustadz Firanda Andirja Official
No Result
View All Result
Home FIRQAH

BANYOLAN KAUM SYI’AH (bag 4) – Para Imam Syi’ah Meninggal Bunuh Diri !!

admin by admin
November 23, 2013
in FIRQAH
0
BANYOLAN KAUM SYI’AH (bag 4) – Para Imam Syi’ah Meninggal Bunuh Diri !!
554
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Diantara sikap mengultuskan yang berlebihan kepada para imam adalah pernyataan kaum syi’ah bahwasanya para imam mengetahui ilmu ghoib.

Dalam kitab Ushuul Al-Kaafi Al-Kulaini berkata

باب أن الأئمة يعلمون علم ما كان وما يكون وأنه لا يخفى عليهم شيء

“Bab : Bahwasanya para imam mengetahui ilmu yang telah lalu, ilmu yang akan datang, dan bahwasanya tidak ada sesuatupun yang tersembunyi/samar bagi para imam” (Ushuul Al-Kaafi 1/316)

Sungguh ini adalah derajat yang tinggi yang terkhususkan untuk Allah. Allah berfirman ;

إِنَّ اللَّهَ لا يَخْفَى عَلَيْهِ شَيْءٌ فِي الأرْضِ وَلا فِي السَّمَاءِ

Sesungguhnya bagi Allah tidak ada satupun yang tersembunyi di bumi dan tidak (pula) di langit. (QS Ali Imron : 5)

رَبَّنَا إِنَّكَ تَعْلَمُ مَا نُخْفِي وَمَا نُعْلِنُ وَمَا يَخْفَى عَلَى اللَّهِ مِنْ شَيْءٍ فِي الأرْضِ وَلا فِي السَّمَاءِ

Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang Kami sembunyikan dan apa yang Kami lahirkan; dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit. (QS Ibrahim : 38)

قُلْ لا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ الْغَيْبَ إِلا اللَّهُ

Katakanlah: “tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah (QS An-Naml : 65).

 

Bahkan yang lebih parah, Al-Kulaini berkata :

باب أن الأئمة يعلمون متى يموتون وأنهم لا يموتون إلا باختيار منهم

“Bab : Bahwasanya para imam mengetahui kapan mereka meninggal, dan bahwasanya mereka tidaklah meninggal kecuali dengan pilihan mereka sendiri” (Ushuul Al-Kaafi 1/313)

Pernyataan bahwa para imam mengetahui ilmu ghoib, mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan, bahkan mengetahui seluruh apa yang ada di langit dan di bumi…, bahkan mengetahui kapan mereka akan meninggal…bahkan mereka tidak meninggal kecuali dengan pilihan mereka sendiri….

Ini semua melazimkan kelaziman-kelaziman yang sangat buruk. Diantaranya :

Berarti para imam telah meninggal dengan bunuh diri.

Pertama : Al-Hasan bin Ali bin Abi Tholib yang meninggal dalam kondisi diracun, berarti ada dua kemungkinan yang ia hadapi.

–         Kemungkinan pertama : Al-Hasan tidak mengetahui bahwa telah dihidangkan padanya racun, lalu iapun memakannya tanpa ia sadari. Dan ini menunjukkan bahwa beliau telah tertimpa musibah yang berat akan tetapi beliau radhiyallahu ‘anhu bersabar dalam menghadapi ujian tersebut, bahkan beliau menutup-nutupi siapa yang telah meracuni beliau. Inilah kepahlawanan dan kesabaran yang luar biasa yang sangat terpuji.

–         Kemungkinan kedua : Al-Hasan telah mengetahui bahwa yang dihidangkan kepadanya adalah racun. Dan ini adalah konsekuensi dari keyakinan orang-orang Syi’ah bahwasanya para imam mengetahui masa depan  bahkan mengetahui semua yang ada di langit dan yang ada di bumi. Lantas jika ia telah mengetahui bahwa yang dihidangkan baginya adalah racun kemudian ia masih nekat mengonsumsinya…, bukankah ini merupakan tindakan konyol??, bukankah ini berarti ia telah mati bunuh diri??!!. Bahkan ia sengaja dan rela mati bunuh diri, karena menurut keyakinan kaum Syi’ah, para imamlah yang memilihi kematian mereka, karena mereka tidak akan meninggal kecuali dengan pilihan mereka.

 

Kedua : Al-Husain bin Ali bin Abi Tholib radhiallahu ‘anhumaa, juga pada hekekatnya telah meninggal dengan bunuh diri.

Karena ada dua kemungkinan pada kondisi beliau sebelum terbunuh syahid di Karbala :

–         Kemungkinan pertama : Ia tidak mengetahui masa depan dan tidak mengetahui ilmu ghoib. Dan inilah yang benar, karena tindakan-tindakan yang beliau lakukan menunjukkan akan hal itu. Seperti (1) Beliau mengirim Muslim bin ‘Aqil ke Iroq untuk mengecek dan memastikan kondisi orang-orang yang hendak membaiat beliau. Kalau Al-Husain mengetahui seluruh apa yang terjadi, dan seluruh apa yang ada di langit dan di bumi, serta  mengetahui isi hati manusia, maka tidak perlu ia mengirim utusan untuk mengecek dan memastikan kondisi. (2) Beliau tidak tahu bahwasanya penduduk Iraq akan berkhianat kepada beliau, serta tidak tahu bahwasanya beliau akan terbunuh di Karbala, maka beliau radhiallahu ‘anhu tetap berangkat menuju Karbala, sehingga akhirnya beliau meninggal syahid di sana

–         Kemungkinan kedua : Beliau telah mengetahui ilmu ghoib, mengetahui bahwasanya beliau akan dikhianati oleh para pengikutnya. Beliau juga mengetahui bahwasanya Muslim bin ‘Aqil yang ia utus akan dikhianati dan akan terbunuh sebelum beliau terbunuh. Beliau juga mengetahui bahwasanya beliau akan terbunuh bahkan akan tercabik-cabik di Karbala, lantas beliau tetap berangkat ke Karbala…??? Maka ini menunjukkan bahwa beliau hendak mati bunuh diri. Bahkan menunjukkan beliau hendak membunuh anak-anak beliau dan kerabat beliau, karenanya beliau mengajak mereka seluruhnya ke Karbala !!. Bukankah ini merupakan tindakan konyol??. Apalagi kematian tersebut atas pilihan beliau (menurut keyakinan Syi’ah)??

 

Previous Post

Anak yang Berbakti Memberi Kepada Orang Tuanya Sebelum Orang Tuanya Meminta Kepadanya

Next Post

BANYOLAN KAUM SYI’AH (bag 5) – Imam Mahdinya Syi’ah Ketakutan, Sehingga Sembunyi Semenjak 1200 Tahun Lalu (Padahal Sang Imam Sangat Sakti?)

admin

admin

Next Post
BANYOLAN KAUM SYI’AH (bag 5) – Imam Mahdinya Syi’ah Ketakutan, Sehingga Sembunyi Semenjak 1200 Tahun Lalu (Padahal Sang Imam Sangat Sakti?)

BANYOLAN KAUM SYI'AH (bag 5) - Imam Mahdinya Syi'ah Ketakutan, Sehingga Sembunyi Semenjak 1200 Tahun Lalu (Padahal Sang Imam Sangat Sakti?)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent News

10 Sebab Penggugur Dosa

10 Sebab Penggugur Dosa

June 9, 2026
10 Kiat-kiat Menjaga Bersihnya Hati

10 Kiat-kiat Menjaga Bersihnya Hati

June 9, 2026
20 Argumentasi Yang Salah Dalam Beragama

20 Argumentasi Yang Salah Dalam Beragama

June 9, 2026
11 Tipe Suami

11 Tipe Suami

June 9, 2026
Ustadz Firanda Andirja Official

Categories

  • ADAB DAN AKHLAK
  • AQIDAH
  • DOSA BESAR
  • INFO
  • KELUARGA
  • KHUTBAH
  • MANHAJ
  • NASIHAT
  • STATUS FACEBOOK
  • TARBIYAH
  • TEMATIK
  • Uncategorized
  • Home
  • Kebijakan Privasi – Bekal Haji & Umrah
  • Kebijakan Privasi Al-Kamus
  • Sample Page

© 2026 Ustadz Firanda Andirja - Menebarkan cahaya tauhid di Nusantara.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • AL QURAN
  • AQIDAH
  • BANTAHAN
  • KHUTBAH
  • DOA DAN DZIKIR
  • EBOOK
  • SIROH NABI

© 2026 Ustadz Firanda Andirja - Menebarkan cahaya tauhid di Nusantara.