Dibalik Ucapan “Selamat Hari Natal”

667

Dibalik Ucapan “Selamat Hari Natal” :
Selamat Hari Natal = Selamat hari lahirnya tuhan kalian = selamat menyembah salib = selamat kalau Allah punya anak = selamat bertrinitas = selamat memusuhi agama tauhid (Islam) = Selamat bahagia dengan bangkitnya kaum salibis yang senantiasa mengharapkan hancurnya Islam.
Ucapan selamat natal lebih parah daripada ucapan : Selamat berzina…, selamat mabuk…, selamat mencuri…, selamat membunuh…, selamat korupsi…, selamat berhomoseksual…
Akan tetapi masih banyak kaum muslimin yang tidak menyadarinya…!!!!

Sebagian kiayi menganggap acara natalan seperti acara ulang tahunsaja…padahal kaum nasoro merayakan natalan bukan karena kelahiran yesus sebagai manusia akan tetapi kelahiran yesus sebagai Tuhan atau anak tuhan. sehingga tatkala ada seorang muslim mengucapkan selamat natal maka mereka sangat gembira…seorang muslim telah meridhoi keyakinan mereka bahwa yesus adalah tuhan

12 COMMENTS

  1. Kaum NU ikut mengucapkan selamat natal lihat (http://www.nu.or.id/page/id/dinamic_detil/1/35475/Warta/Keluarga_Gus_Dur_Sampaikan_Empati_pada_Jemaat_GKI_Yasmin.html)
    Bahkan dengan Niat Tulus 2,6 juta personil banser NU menjaga gereja agar natalan bisa berjalan dengan lancar : (lihat http://www.nu.or.id/page/id/dinamic_detil/1/35476/Warta/Banser_NU_Jakarta_Pusat_Jaga_Katedral.html)
    Padahal Allah berfirman “Dan Janganlah kalian saling tolong menolong dalam dosa dan permusuhan”
    Maka dosa manakah yang lebih besar dari dosa syirik dan menganggap Allah punya Anak??!! silahkan baca firman Allah QS Maryam ayat 88-92
    Sungguh kasihan nasib saudara-saudara kita di NU, semoga Allah memberi petunjuk kepada mereka

    • Assalamu’alaikum wr. wb.
      Saudara Abu Zainab yang saya hormati. Indonesia adalah negara yang jelas-jelas berasaskan Pancasila, dimana dalam Pancasila ada falsafah “Binneka Tunggal Ika”. Saya kira landasan kami warga Nahdiyin jelas, yaitu mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang bahkan sudah ada di negeri ini sejak dahulu kala, sebelum Islam dan Kristiani ada di Indonesia. Akulturasi budaya dan adat istiadat adalah suatu keniscayaan karena Indonesia adalah negara demokrasi yang berasaskan Pancasila. Islampun sangat menghargai keragaman dan menjunjung tinggi keadilan. Baca dasar kehadiran putri-putri Gus Dur secara rinci, disana tidak ada unsur mengubah akidah. Dasarnya adalah manusia dan kemanusiaan.

      Apalagi uacapan selamat natal, itu sama sekali tidak ada tujuan menyatukan apalagi keluar dari aqidah.

      Jangan mudah menghakimi orang lain, apalagi Kyai yang jelas lebih mengerti agama dari kita.

      Wassalamu’alikum wr. wb.

      Derajad

      [quote name=”abu zainab”]Kaum NU ikut mengucapkan selamat natal lihat (http://www.nu.or.id/page/id/dinamic_detil/1/35475/Warta/Keluarga_Gus_Dur_Sampaikan_Empati_pada_Jemaat_GKI_Yasmin.html)
      Bahkan dengan Niat Tulus 2,6 juta personil banser NU menjaga gereja agar natalan bisa berjalan dengan lancar : (lihat http://www.nu.or.id/page/id/dinamic_detil/1/35476/Warta/Banser_NU_Jakarta_Pusat_Jaga_Katedral.html)
      Padahal Allah berfirman “Dan Janganlah kalian saling tolong menolong dalam dosa dan permusuhan”
      Maka dosa manakah yang lebih besar dari dosa syirik dan menganggap Allah punya Anak??!! silahkan baca firman Allah QS Maryam ayat 88-92
      Sungguh kasihan nasib saudara-saudara kita di NU, semoga Allah memberi petunjuk kepada mereka[/quote]

      • @masderajat:
        Ucapan Anda ini mengingatkan saya kepada ucapan orang awwam yang bunyinya demikian “Kita ini orang Islam tapi kita juga orang Indonesia”. Dasar/pedoman hidup kita sebagai seorang muslim itu alqur’an lho mas, bukan pancasila.

        Keberagaman itu bukan berarti mencampuradukan antara yang haq dan yang bathil. Tidak heran kl keluarga besar Pak Gus Dur itu nyeleneh, lha wong katanya dia itu wali, dibuat patung mirip patung budha manut wae. Bebas sasukane. Opo sampean nda mudeng to mas???

  2. @Mas derajad….landasan berpijak bukanlah pancasila atau hukum buatan manusia, akan tetapi landasan seorang muslim adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah. Kalau landasan warga NU adalah Pancasila…wah sangat mengerikan…betapa banyak praktek pancasila dna UUD yang bertentangan dengan syari’at. Allah berfirman “Aapkah mereka menghendaki hukum Jahiliyah?”
    Kalapun kita kembali ke pancasila , maka sila pertama adalah Ketuhanan Yang Maha Esa!!!! lantas apakah kita memberi selamat kepada kaum yang menyatakan ALlah tidak Esa, tapi punya anak? atau trinitas…??, ikut bergembira dengan keyakinan kafir mereka?? sungguh kasihan kalian warga NU. Jika anda mengucapkan selamat kepada mereka maka apakah sih yang mereka pahami? Yang mereka pahami adalah kita ikut berbahagia dengan keyakinan mereka. Ingatlah firman Allah ((Sungguh telah kafir orang-orang yang mengatakan bahwa Isa adalah anak Allah)), firman ALlah juga ((Sungguh telah kafir orang-orang yang mengatakan bahwa Allah adalah satu dari yang tiga))
    Sungguh kasihan kalian umat NU…memusuhi kaum wahabi dan mesam-mesem kepada Kaum Kafir.
    Sungguh kasihan kalian warga NU…yang menjadikan Ulil Absor tokoh Liberal sebagai calon ketua kalian
    Sungguh kasihan nasib kalian warga NU yang dipimpin sama Gus Dur yang didoakan oleh pendeta wanita kristen…yang menyatakan alquran porno…yang dinyatakan sebagai bapak pluralisme…yang mendukung inul…
    Sungguh kasihan kalian warga Nu yang sekarang dipimpin oleh Aqil Siroj yang mesam-mesem sama orang syia’h. semoga Allah menyelamatkan kalian sebelum dihisab oleh Allah

  3. Ramai2 menuduh salafi wahabi mudah mengkafirkan/membid’ahkan sesama muslim dan bergandengan tangan dengan org nasrani/yahudi…

    Tetaaapiii…faktanya di lapangan…lihatlah…

    Lihatlah siapa yg skrg dengan begitu mudahnya memberikan ucapan selamat natal tanpa mengkuatirkan mendapat murka Allah Azza wa Jalla?

    Lihatlah siapa yg skrg dengan begitu mudahnya ikut merayakan natal dengan alasan kemanusiaan dan mengorbankan aqidah islamnya?

    Aduhai, alangkah benarnya, tuduhan itu berbalik sendiri kepada org2 yg menuduh. Allahul Musta’an. Aku berlepas diri dari tindakan org2 itu ya Allah.

    Kasihan saudara2ku di NU…

  4. Wahai temen2 yg masih fanatis dan ashobiyah di ke ‘NU’annya…coba mari kita baca tafsir surat al-fatihah yg kita baca di sholat wajib dan sunah…dr kitab2 tafsir ulama salaf…smoga kita mampu faham apa makna yg terkandung di dalamnya..apa maksud shirotol mustaqim..smp akhir surat…smoga kita tidak tergolong mereka yahudi dan nasrani…buat kita smua..tetaplah berdoa di sholat kita…ihdinasirotol mustaqim…maknai doa itu…dan amalkan…

  5. sringnya nuduh saudrany antek yahudi lah, bahkn trkadang alergi ma saudrany yg masih muslim, sampai2 tumbuh trtanam kebencian thd saudrnya yg muslim, ga taunya malah nyaman sama kuffar, bego banget luuhhh

  6. alhamdulillah saya keluar dari lubang terbesar dalam kejahilan sepanjang sejarah kehidupan saya, yaitu dari agama kristen ke agama Islam, sampai akhirnya saya mengenal dakwah salafy …………..

  7. Banser NU ngawal gereja? ah.. yang bener? Coba aja test deh. Kalau lagi ada kajian atau tabligh akbar salafiyah, minta tolong kepada Banser untuk dikawal. Kalau mereka nggak mau, jadi ketahuan khan wala dan baro’nya…juga ketahuan aqidahnya. (..wani piro?..)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here