Doa-doa Pilihan Untuk Dibaca Ketika Qunut

Doa-doa Pilihan Untuk Dibaca Ketika Qunut

Doa-doa Pilihan Untuk Dibaca Ketika Qunut

Oleh : Ustadz DR. Firanda Andirja Abidin, Lc MA
Download PDF

Sekali lagi, doa ini tidak dibaca semua dalam sekali qunut tapi agar banyak pilihan. Silahkan baca artikel kami sebelumnya yang berjudul “Tata Cara Qunut Witir Ramadhan ([1])

Doa-doa ma’tsur

اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنَا فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنَا فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ، إِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

 “Ya Allah, berilah kami petunjuk diantara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, dan berilah kami keselamatan diantara orang-orang yang telah Engkau beri keselamatan, uruslah kami diantara orang-orang yang telah Engkau urus, berkahilah untuk kami apa yang telah Engkau berikan kepada kami, lindungilah kami dari keburukan apa yang telah Engkau putuskan, sesungguhnya Engkau Yang memutuskan dan tidak diputuskan perkara atasMu, sesungguhnya tidak akan hina orang yang telah Engkau jaga dan Engkau tolong, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Engkau Maha Suci dan Maha Tinggi” ([2]).

اللَّهُمَّ قَاتِلِ الْكَفَرَةَ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِكَ وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ، وَلَا يُؤْمِنُونَ بِوَعْدِكَ، وَخَالِفْ بَيْنَ كَلِمَتِهِمْ، وَأَلْقِ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَ، وَأَلْقِ عَلَيْهِمْ رِجْزَكَ وَعَذَابَكَ، إِلَهَ الْحَقِّ، … اللَّهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ، وَلَكَ نُصَلِّي وَنَسْجُدُ، وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ، وَنَرْجُو رَحْمَتَكَ رَبَّنَا، وَنَخَافُ عَذَابَكَ الْجِدَّ، إِنَّ عَذَابَكَ لِمَنْ عَادَيْتَ مُلْحِقٌ

“Ya Allah ‘Azza wa Jalla, perangilah orang-orang kafir yang menghalangi orang-orang dari jalanMu dan mendustakan RasulMu, dan tidak beriman dengan janjiMu, dan cerai beraikanlah persatuan mereka, dan masukkanlah rasa takut ke adalam hati mereka, dan timpakanlah kepada mereka adzabMu, wahai Tuhan yang Maha Benar….Ya Allah ‘Azza wa Jalla, kepadaMulah kami beribadah, dan kepadaMulah kami shalat dan sujud, dan kepadaMulah kami melangkah dan bersegera, kami mengharapkan rahmatMu, dan kami takut akan adzabMu yang keras, sesungguhnya adzabMu sungguh benar-benar akan menimpa orang yang memusuhiMu” ([3]).

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ، وَنُثْنِي عَلَيْكَ الْخَيْرَ، وَلَا نَكْفُرُكَ، وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ، اللَّهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ، وَلَكَ نُصَلِّي، وَنَسْجُدُ وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ، وَنَرْجُو رَحْمَتَكَ، وَنَخْشَى عَذَابَكَ، إِنَّ عَذَابَكَ بِالْكُفَّارِ مُلْحِقٌ

“Ya Allah ‘Azza wa Jalla, kami memohon perlindungan kepadaMu, dan kami memohon ampun kepadaMu, Kami menyanjungMu dengan kebaikan, dan kami tidak kufur kepadaMu, dan kami meninggalkan orang-orang yang bermaksiat kepadaMu, Ya Allah ‘Azza wa Jalla, kepadaMulah kami beribadah, dan kepadaMulah kami shalat dan sujud, dan kepadaMu-lah kami melangkah dan bersegera, kami mengharapkan rahmatMu, dan kami takut akan adzabMu, sesungguhnya adzabMu sungguh benar-benar akan menimpa orang-orang kafir” ([4]).

اَللَّهُمَّ إِنَّا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا ظُلْماً كَثِيْراً، وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ، فَاغْفِرْ لَناَ مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

“Ya Allah Sesungguhnya kemi telah banyak berbuat zalim pada diri kami sendiri dan tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali engkau maka ampunilah kami dengan ampunanMu dan kasihanilah kami, sesungguhnya engkau maha pengampun lagi maha penyayang” ([5])

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجَزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ.

Ya Allah Sesungguhnya  kami berlindung kepadamu dari hal yang menyusahkan menyedihkan lemah malas kebakhilan sifat pengecut lilitan hutang dan penindasan orang. ([6])

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْبُخْلِ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ، وَنَعُوْذُ بِكَ أَنْ نُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُر، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ.

Ya Allah Sesungguhnya  kami memohon perlindungan kepadaMu dari sifat kikir,  kami berlindung kepadaMu dari sifat pengecut dan  kami berlindung kepadamu dari dikembalikan kepada umur yang paling hina atau pikun dan  kami berlindung kepadamu dari fitnah dunia dan  kami berlindung kepadamu dari azab kubur([7])

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا خَطِيْئَتَنَا وَجَهْلَنَا وَإِسْرَافَنَا فِيْ أَمْرِنَا كُلِّهِ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنَّا، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا خَطَايَانَا وَعَمَدَنَا وَجَهْلَنَا وَجِدَّنَا، وَكُلَّ ذَلِكَ عِنْدَنَا، اَلَّلهُمَّ اغْفِرْ لَنَا مَا قَدَّمْنَا وَمَا أَخَّرْنَا، وَمَا أَسْرَرْنَا وَمَا أَعْلَنَّا؛ أَنْتَ اْلمُقَدِّمُ وَأَنْتَ اْلُمؤَخِّرُ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.

Ya Rabb, ampunilah kesalahan kami, kebodohanku, sikap berlebihan kami dalam semua urusan kami, dan apapun yang Engkau ketahui dari kami. Ya Allah ampunilah kesalahan-kesalahan kami, kesengajaan kami, kebodohan kami, kesungguhan kami, dan segala yang ada pada kami. Ya Allah, ampunilah apa yang  kami lakukan terdahulu dan apa yang akan  kami lakukan di kemudian hari, dan apa yang  kami sembunyikan dan apa yang  kami tampakkan. Engkau lah yang maha mendahulukan dan Maha mengakhirkan dan Engkau Maha Mampu untuk melakukan segala sesuatu([8]).

اَللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ وَرَبَّ اْلَأرْضِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى، وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةَ وَالِإنْجِيْلَ وَاْلفُرْقَانَ، نَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِنَا، اَللَّهُمَّ أَنْتَ اْلَأوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ اْلآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَيْءٌ، اِقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ.

“Ya Allah, Rabb langit dan bumi, Rabb Arsy yang agung, Rabb kami dan Rabb segala sesuatu, Yang membelah biji-bijian, dan Yang menurunkan Taurat, Injil, dan Al Furqan (Al Quran).  kami berlindung kepadaMu dari segala sesuatu yang Engkau pegang ubun-ubunnya. Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Pertama dan tidak ada satupun sebelumMu, Engkaulah Yang Maha Terakhir tidak ada satupun setelahMu, Engkau Maha Tinggi tidak ada satuun yang diatasnya dan Engkau Maha Rendah tidak ada satupun yang di bawahNya, bayarkanlah utang kami dan cukupkanlah kami dari kefakiran” ([9])

اَلَّلهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْنَا، وَمِنْ شَرِّ مَا لَمْ نَعْمَلُ.

Ya Allah  kami berlindung kepadaMu darikejelekan apa yang  kami lakukan dan dari kejelekan apayang belum  kami lakukan ([10])

اَلَّلهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَنَا الَّذِيْ هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتِيْ فِيْهَا مَعَاشُنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا الَّتِيْ فِيْهَا مَعَادُنَا، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِيْ كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ.

Ya Allah perbaikilah Agama kami untuk kami karena ia adalah benteng pelindung kami bagi urusan kami, perbaikilah dunia kami untuk kami sebab ia adalah tempat hidup kami perbaikilah akhirat kami sebab ia adalah tempat kembali kami, jadikanlah kehidupan ini Sebagai tambahan bagi kami dalam setiap kebaikan dan jadikanlah kematian sebagai kebebasan bagi kami dari segala keburukan. ([11])

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى.

Ya Allah  kami minta kepadaMu petunjuk, ketaqwaan, harga diri, dan kecukupan

اللهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ، وَالْكَسَلِ، وَالْجُبْنِ، وَالْبُخْلِ، وَالْهَرَمِ، وَعَذَابِ، اَللَّهُمَّ آتِ نُفُوْسَنَا تَقْوَاهَا، وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا، اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعْ، وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعْ، وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعْ، وَمِنْ دَعْوَةٍ لَا يُسْتَجَابُ لَهَا.

Ya Allah  kami berlindung kepadaMu dari sifat lemah, malas, pengecut, bakhil, tua/pikun, dan dari adzab qubur. Ya Allah berikanlah ketaqwaan pada jiwa kami, sucikanlah ia, Engkau lah sebaik-baik yang bisa mensucikannya, Engkaulah yang menguasainya dan pemiliknya. Ya Allah  kami berlindung kepadaMu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu’, jiwa/nafsu yang tidak kenyang, dan doa yang tidak dikabulkan ([12])

اَللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْنَا، وَبِكَ آمَنَّا، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا، وَبِكَ خَاصَمْنَا، اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِعِزَّتِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَنْ تَضِلَّنَا، أَنْتَ الْحَيُّ الَّذِيْ لَا يَمُوْتُ وَالْجِنُّ وَاْلِإنْسُ يَمُوْتُوْنَ.

Ya Allah kepadaMu  kami berserah diri, kepadaMu  kami beriman, kepadaMu  kami bertawakkal, kepadaMu  kami bertaubat, dan demiMu  kami berdebat. Ya Allah  kami berlindung kepada kemuliaanMu dari Engakau sesatkan  kami, tidak ada ilaah yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkau Maha Hidup dan tidak akan mati, sedangkan jin dan manusia pasti akan mati([13]).

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ، وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ، وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ، وَجَمِيْعِ سَخَطِكَ.

Ya Allah  kami berlindung kepadaMu dari hilangnya nikmatMu, berpindahnya penyelamatanMu, siksamu yang datang tiba-tiba, dan segala kemurkaanMu([14])

اَللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوْبِ صَرِّفْ قُلُوْبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ.

Ya Allah yang Maha membolak-balik hati, balikkanlah hati kami kepada ketaatan kepadaMu([15])

اللَّهُـمَّ يَا مُقَـلِّبَ الْقُـلُوْبِ ثَبِّتْ قُلُـوْبَـنَا عَـلَى دِيْنِكَ

Ya Allah yang membolak-balikan hati, kokohkanlah hati kami di atas agamaMu([16]).

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذَنْبَنَا كُلَّهُ دِقَّهُ وَجَلَّهُ، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ، وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ.

Ya Allah, ampunilah semua dosa kami; yang sedikit dan yang banyak, yang pertama dan yang terakhir, dan yang terang-terang dan yang sembunyi([17])

اَللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرَائِيْلَ وَمِيْكَائِيْلَ وَإِسْرَافِيْلَ، فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلَأرْضِ، عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيْمَا كَانُوْا فِيْهِ يَخْتَلِفُوْنَ، اِهْدِنَا لِمَا اخْتُلِفَ فِيْهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ؛ إِنَّكَ تَهْدِيْ مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ.

Ya Allah Rabb Jibril, Mikail, dan Isrofil, Pencipta langit dan bumi yang maha mengetahui yang gaib dan yang nyata, Engkaulah yang memutuskan apa yang diperselisihkan oleh hamba-hambamu. Tunjukilah  kami kepada kebenaran dalam apa yang diperselisihkan itu atas izinmu Sesungguhnya engkau menunjuki Siapa yang Engkau kehendaki ke jalan yang lurus ([18])

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوْءِ الْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ اْلأَعْدَاءِ.

Ya Allah,  kami berlindung kepadaMu dari beratnya musibah yang tak mampu ditanggung, dari datangnya sebab-sebab kebinasan, dan gembiranya musuh atas penderitaan yang menimpa. ([19])

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَا لَمْ نَعْلَمْ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَاَ لَمْ نَعْلَمْ، اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَاذَ بِهِ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ، اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَنَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهُ لَناَ خَيْراً.

Ya Allah  kami memohon kepadaMu semua kebaikan sekarang dan yang akan datang yang  kami ketahui dan tidak  kami ketahui dan  kami berlindung kepadamu dari seluruh keburukan sekarang dan yang akan datang  kami memohon kepadaMu segala apa yang pernah hamba dan nabimu Mohon Kepadamu  kami memohon kepadaMu surga dan segala yang mendekatkan diri ku kepadanya daripada ucapan dan amal dan  kami berlindung kepadamu dari neraka dan yang menyelamatkan diri ku dari Nya baik berupa ucapan dan amal  kami mohon kepadamu Agar engkau menjadikan semua takdir yang telah engkau tetapkan untukku adalah yang terbaik untukku. ([20])

اَللَّهُمَّ بِعِلْمِكَ الْغَيْبِ وَقُدْرَتِكَ عَلَى الْخَلْقِ أَحْيِنَا مَا عَلِمْتَ الْحَيَاةَ خَيْراً لَنَا، وَتَوَفَّنَا إِذَا عَلِمْتَ الْوَفَاةَ خَيْراً لَنَا، اَللَّهُمَّ وَنَسْأَلُكَ خَشْيَتَكَ فِي الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، وَنَسْأَلُكَ كَلِمَةَ الْحَقِّ فِي الرِّضَا وَالْغَضَبِ، وَنَسْأَلُكَ الْقَصْدَ فِي الْفَقْرِ وَالْغِنَى، وَنَسْأَلُكَ نَعِيْماً لَا يَنْفَدُ، وَنَسْأَلُكَ قُرَّةَ عَيْنٍ لَا تَنْقَطِعُ، وَنَسْأَلُكَ الرِّضَا بَعْدَ الْقَضَاءِ، وَنَسْأَلُكَ بَرْدَ الْعَيْشِ بَعْدَ الْمَوْتِ، وَنَسْأًلُكَ لَذَّةَ النَّظَرِ إِلَى وَجْهِكَ، وَالشَّوْقَ إِلَى لِقَائِكَ، فِي غَيْرِ ضَرَّاءٍ مُضِرَّةٍ، وَلَا فِتْنَةَ مُضِلَّةً، اَللَّهُمَّ زَيِّنَّا بِزِيْنَةِ الْإِيْمَانِ، وَاجْعَلْنَا هُدَاةً مُهْتَدِيْنَ.

Ya Allah dengan ilmu mu yang gaib dan KuasaMu ada semua makhluk hidupkanlah kami selama yang engkau ketahui bahwa kehidupan lebih baik bagi kami, dan Matikanlah kami jika kematian Lebih Baik bagi kami, Ya Allah kami memohon kepadaMu rasa takut kepadamu baik dalam keadaan tidak terlihat orang maupun terang-terangan di hadapan orang banyak, kami mohon kepadamu ucapan yang benar dan keadilan baik di saat marah ataupun Ridho, kami memohon kepadaMu sikap pertengahan baik di saat miskin maupun kaya, kami memohon kepadaMu kenikmatan yang tidak akan musnah  kami memohon kepadaMu ketenangan yang tidak akan habis dan tidak akan terputus  kami memohon kepadaMu Sikap Ridho setelah turunnya kodok atau keputusanmu  kami memohon kepadaMu kehidupan yang baik setelah kematian  kami memohon kepadaMu kenikmatan memandang wajahmu dan  kami memohon kepadaMu Kerinduan bertemu denganmu tidak dalam keadaan sulit yang memudharatkan dan tidak pula dalam keadaan fitnah ujian yang menyesatkan Ya Allah  hiasilah kami dengan hiasan iman dan jadikanlah Kami para Pemberi Petunjuk yang mendapatkan petunjuk. ([21])

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنَّا أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ دِيْنِنَا وَدُنْيَانَا وَأَهْلِيْنَا وَأَمْوَالِنَا، اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِنَا وَآمِنْ رَوْعَاتِنَا، وَاحْفَظْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيْنَا وَمِنْ خَلْفِنَا وَعَنْ أَيْمَانِنَا وَعَنْ شَمَائِلِنَا وَمِنْ فَوْقِنَا، وَنَعُوْذُ بِكَ أَنْ نُغْتَالَ مِنْ تَحْتِنَا.

Ya Allah Sesungguhnya kami memohon kepada keselamatan di dunia dan akhirat Ya Allah Sesungguhnya kami memohon kepadaMu ampunan dan keselamatan dalam agama kami kehidupan dunia kami keluarga dan harta kami, ya Allah tutupilah aurat dan kami tentram kan lah kami dari rasa takut, ya Allah peliharalah kami dari depan belakang kanan kiri dan atas kami, kami berlindung kepadamu agar kami tidak disambar dari bawah kami ([22])

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِيْ اْلَأمْرِ وَالْعَزِيْمَةَ عَلَى الرُّشْدِ، وَنَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَنَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ وَحُسْنَ عِبَادَتِكَ، وَنَسْأَلُكَ قَلْباً سَلِيْماً وَلِسَاناً صَادِقاً، وَنَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ، وَنَعُوْذُ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ، وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ.

Ya Allah,  kami minta kepadaMu keteguhan dalam agama dan tekad kuat diatas kebenaran,  kami minta kepadaMu sebab pembawa rahmat dan ampunanMu,  kami minta kepadaMu (agar  kami) mensyukuri nikmatMu dan baik dalam beribadah kebadaMu,  kami minta kepadaMU hati yang selamat dan lisan yang jujur,  kami minta kepadaMu semua kebaikan yang Engkau ketahui dan  kami berlindung kepadaMu dari semua kejelekan yang engkau ketahui, dan  kami memohon ampun kepadaMu terhadap dosa yang Engkau ketahui, sesungguhnya Engkau Maha mengetahui yang ghaib ([23])

اَللَّهُمَّ اكْفِنَا بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ.

Ya Allah, cukupkanlah kami dengan apa yang Engkau halalkan dari yang Engkau haramkan dan cukupkanlah kami dengan karuniaMu dari selainMu([24])

اَللَّهُمَّ إِنَّا عَبِيْدُكَ، بَنُو عَبِيْدِكَ، بَنُو إِمَائِكَ، نَواصِيْنَا بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيْنَا حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيْنَا قَضَاؤُكَ، نَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قُلُوْبِنَا، وَنُوْرَ صُدُوْرِنَا، وَجَلاَءَ أَحْزَانِنَا، وَذَهَابَ هُمُوْمِنَا

Ya Allah, sesungguhnya kami adalah hambaMu, anak-anak hambaMu (Adam), dan anak-anak hamba perempuanMu (Hawa), ubun-ubun kami berada di tanganMu, hukumMu berlaku terhadap diri kami, dan ketetapanMu adil pada diri kami. Kami memohon kepadaMu dengan segala Nama yang menjadi milikMu, yang Engkau namai diriMu dengannya, atau yang Engkau turunkan di dalam kitabMu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib yang ada di sisiMu, maka  kami mohon dengan itu agar Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penyejuk hati kami, cahaya bagi dada kami, pelipur kesedihan kami, dan penghilang bagi kesusahan kami. ([25])

اَللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ نَرْجُو، فَلاَ تَكِلْنَا إِلَى أَنْفُسِنَا طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لَنَا شَأْنَنَا كُلَّهُ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Ya Allah, rahmatMu yang kami harapkan, maka jangan Engkau serahkan urusan kami kepada diri kami meskipun sekejap mata (tanpa pertolongan atau rahmat dariMu). Perbaikilah seluruh urusanku, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau. ([26])

اَللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ، وَتَنْزِعُ الْمُلكَ مِمَّنْ تَشَاءُ، وُتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ، وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ، بِيَدِكَ الخَيْرُ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَحْمَانَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرَحِيْمَهُمَا، تُعْطِيهِمَا مَنْ تَشَاءُ وَتَمْنَعُ مِنْهُمَا مَنْ تَشَاءُ، اِرْحَمْنَا رَحْمَةً تُغْنِيْنَا بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ

Ya Allah, Pemilik Seluruh Kekuasaan. Engkau beri kekuasaan kepada siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkau mencabutnya dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau memuliakan siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkau menghinakan siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mu-lah segala kebaikan, dan Engkau Maha Berkuasa Atas Segala Sesuatu. Wahai Pengasih di Dunia dan Akhirat dan Penyayang di keduanya, Engkau memberikan keduanya (dunia dan akhirat) kepada siapa yang Engkau kehendaki, dan menahan keduanya dari siapa yang Engkau kehendaki. Rahmatilah kami dengan rahmat-Mu yang menjadikan kami tak lagi memerlukan belas kasih selain-Mu.([27])

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِعْلَ الخَيْرَاتِ، وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ، وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ، وَأَنْ تَغْفِرَ لَنَا وَتَرْحَمَنَا، وَإِذَا أَرَدْتَ فِتْنَةً فِي قَوْمٍ فَتَوَفَّنَا غَيْرَ مَفْتُونِيْنَ، وَنَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُنَا إِلَى حُبِّكَ

Ya Allah,  kami memohon agar dapat mencintai-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu, dan mencintai amal yang dapat mendekatkan diriku kepada cinta-Mu. ([28])

اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا تَحُولُ بِهِ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ، وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ إِلَى جَنَّتِكَ، وَمِنَ الْيَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا، اللَّهُمَّ مَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا، وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا، وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمْنَا، وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا، وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا، وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا، وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا

“Ya Allah anugrahkan lah bagi kami rasa takut kepadaMu yang menghalami kami dari bermaksiat kepadaMu, anugrahkanlah ketaatan kepadaMu yang mengantarkan kami kepada surgaMu, anugrahkanlah keyakinan yang meringankan musibah dunia kepada kami. Ya Allah jadikanlah kami menikmati pendengaran kami, penglihatan kami, dan kekuatan kami (dalam kebaikan) selama Engkau menghidupkan kami, dan jadikanlah hal tersebut (pandangan, penglihatan, dan kekuatan kami dalam kebaikan) selalu menyertai kami hingga wafat kami (sebagaimana ahli waris yang melazimi pewarisnya), dan jadikanlah pembalasan kami hanya kepada orang yang mendzolimi kami, tolonglah kami terhadap orang yang memusuhi kami, dan janganlah Engkau jadikan musibah kami pada agama kami, dan janganlah Engkau menjadikan dunia cita-cita kami yang terbesar, bukan juga puncak ilmu kami, dan janganlah Engkau menguasakan kepada kami orang yang tidak sayang kepada kami” ([29])

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّوم السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالْبَعْثُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّونَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْنَا، وَبِكَ آمَنَّا، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا، وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا، وَبِكَ خَاصَمْنَا، وَإِلَيْكَ حَاكَمْنَا، فَاغْفِرْ لَنَا مَا قَدَّمْنَا وَمَا أَخَّرْنَا، وَمَا أَعْلَنَّا وَمَا أَسْرَرْنَا، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ

“Ya Allah, hanya bagiMu segala sanjungan, Engkau adalah cahaya langit dan bumi dan siapa yang berada padanya. Hanya bagiMu sanjungan, Engkaulah penegak langit dan bumi dan yang ada padanya. Hanya bagiMu segala sanjungan, Engkau adalah penguasa langit dan bumi dan apa yang ada padanya. Engkaulah al-Haq (Maha Benar), perkataanMu benar, janjiMu benar, pertemuan denganMu adalah benar, surga benar adanya, neraka benar adanya, hari kebangkitan benar adanya, dan para nabi benar, dan Muhammad benar. Ya Allah kepadaMu kami menyerahka diri, kepadaMu kami beriman, kepadaMu kami bertawakkal, kepadaMu kami kembali, karenaMu kami bermusuhan, dan kepadaMu kami berhukum, maka ampunilah kami atas apa yang telah kami lakukan, dan apa yang akan kami lakukan, apa yang kami tampakan, dan apa yang kami sembunyikan. Engkaulah yang memajukan dan mengakhirkan, tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau, dan tidak ada daya dan upaya kecuali denganMu” ([30]).

رَبَّنَا أَعِنَّا وَلا تُعِنْ عَلَيْنَا، وَانْصُرْنَا وَلا تَنْصُرْ عَلَيْنَا، وَامْكُرْ لَنَا وَلا تَمْكُرْ عَلَيْنَا، وَاهْدِنَا وَيَسِّرِ الْهُدَى لَنَا، وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ بَغَى عَلَيْنَا، رَبَّنَا اجْعَلْنَا لَكَ شَكَّارِيْنَ، لَكَ ذَكَّارِيْنَ، لَكَ رَهَّابِيْنَ، لَكَ مُطِيْعِيْنَ، إِلَيْكَ مُخْبِتِيْنَ، لَكَ أَوَّاهِيْنَ مُنِيبِيْنَ، رَبَّنَا تَقَبَّلْ تَوْبَتَنَا، وَاغْسِلْ حَوْبَتَنَا، وَأَجِبْ دَعْوَتَنَا، وَثَبِّتْ حُجَّتَنَا، وَاهْدِ قُلُوْبَنَا وَسَدِّدْ أَلْسِنَتَنَا، وَاسْلُلْ سَخِيمَةَ قُلُوْبِنَا

“Ya Rabb kami, tolonglah kami dan janganlah Engkau menolong musuh atas kami, menangkanlah kami dan janganlah Engkau menangkan musuh atas kami, buatlah makar untuk memenangkan kami dan janganlah Engkau membuat makar untuk mengalahkan kami, dan berilah hidayah kepada kami dan mudahkanlah hidayah bagi kami. Tolonglah kami atas orang-orang yang dzalim kepada kami. Ya Rabb kami, jadikanlah kemi selalu bersyukur kepada Engkau, selalu mengingatMu, selalu takut kepadaMu, selalu ta’at kepadaMu, selalu tunduk dan patuh kepada Allah, selalu sedih jika melakukan kekurangan, dan selalu kembali kepadaMu. Ya Rabb kami, terimalah taubat kami, sucikanlah dosa-dosa kami, kabulkanlah doa kami, kokohkanlah hujjah kami, berilah hidayah kepada hati kami, luruskanlah lisan kami, dan keluarkanlah kotoran hati kami” ([31])

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوْبَتِكَ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْكَ، لَا نُحْصِيْ ثَنَاءَ عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ.

Ya Allah  kami berlindung dengan ridhaMu dari murkaMu dan dengan penyelamatanMu dari siksaMu dan  kami berlindung kepadaMu dariMu,  kami tidak bisa menghitung pujian untukMu, Engkau sebagaimana engkau menyanjung diriMu([32])

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، اَللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

Ya Allah limpahkanlah Shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga besar Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah melimpahkan Shalawat kepada Nabi Ibrahim dan kepada keluarga besar Nabi Ibrahim Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi Maha Agung Ya Allah limpahkanlah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga besar Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah melimpahkan keberkahan kepada nabi Ibrahim dan kepada keluarga besar Nabi Ibrahim Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi Maha Agung ([33])

Doa yang Sering Dibaca Para Imam

اللَّهُمَّ أَعْتِقْ رِقَابَنَا مِنَ النَّارِ، اللَّهُمَّ أَعْتِقْ رِقَابَنَا وَرِقَابَ آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَإِخْوَانِنَا مِنَ النَّارِ

“Ya Allah bebaskanlah leher-leher kami dari api neraka, Ya Allah bebaskanlah leher-leher kami, ayah kami, ibu kami, dan saudara kami dari neraka”

اللَّهُمَّ اسْقِنَا مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ شَرْبَةً لاَ نَظْمَأُ بَعْدَهَا أَبَدًا

“Ya Allah berilah kami minum dari telaga nabiMu dengan minuman yang kami tidak akan haus lagi setelah itu selama-lamanya”

اللَّهُمَّ اغْـِفرْ لِجَمِيْعِ مَوْتَى الْمُسْلِمِيْنَ، الَّذِيْنَ شَهِدُوْا لَكَ بِالْوَحْدَانِيَّةِ وَلِنَبِيِّكَ بِالرِّسَالَةِ، وَمَاتُوا عَلَى ذَلِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ، وَعَافِهِمْ وَاعْـفُ عَنْهُمْ، وَأَكْرِمْ نـُزُلَهُمْ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُمْ وَاغْـِسلْهُمْ بِالْمَاءِ وَالثَّـلْجِ وَالبـَرَدِ وَنَقِّهِمْ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَارْحَمْنَا بِرَحْمَتِكَ إِذَا صِرْنَا إِلَى مَا صَارُوا إِلَيْهِ تَحْتَ الْجَنَادِلِ وَالتُّرَابِ وَحْـدَنَا

“Ya Allah, ampunilah seluruh kaum muslimin yang telah meninggal, yang mempersaksikan ke-esa-anMu, yang mengakui kerasulan NabiMu, dan mereka meninggal di atas keyakinan tersebut. Ya Allah ampunilah mereka, rahmatilah mereka, selamatkanlah mereka, maafkanlah mereka, muliakanlah jamuan mereka, luaskanlah tempat masuk mereka, dan sucikanlah mereka dengan air, salju, dan es, serta bersihkanlah mereka sebagaimana dibersihkannya baju putih dari kotoran. Dan sayangilah kami -dengan rahmatMu- jika kami telah menjadi seperti mereka, dimana kami berada sendirian di bawah batu dan tanah”

اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ، وَدَمِّرْ أَعْدَاءَكَ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ يـَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

“Ya Allah jayakanlah islam dan kaum muslimin, dan hinakanlah kesyirikan dan kaum musyrikin, serta hancurkanlah musuh-musuhMu yaitu musuh-musuh agama, wahai Penguasa alam semesta”

اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عامَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ

“Ya Allah hilangkanlah dari kami bencana, wabah, gempa bumi, ujian-ujian, buruknya fitnah yang nampak maupun tersembunyi dari negeri kami Indonesia secara khusus dan dari seluruh negeri kaum muslimin secara umum, wahai penguasa alam semesta”

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا خَيْرَ مَا عِنْدَكَ بِشَرِّ مَا عِنْدَنَا

“Ya Allah, janganlah Engkau menghalangi kami dari kebaikan yang ada padaMu karena keburukan yang ada pada kami”

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَئِمَّتَنَا وَوُلاَةَ أُمُوْرِنَا وَاجْعَلْهُمْ قَائِمِيْنَ بِالْحَقِّ، اللَّهُمَّ اجْعَلْ وِلاَيَةَ الْمُسْلِمِيْنَ فَيْمَنْ خَافَكَ وَاتَّقَاكَ واتَّبَعَ رِضَاكَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

“Ya Allah perbaikilah para pemimpin kami, para penguasa kami, dan jadikanlah mereka menegakan keadilan. Ya Allah jadikanlah kekuasaan kaum muslimin dipegang oleh orang yang takut kepadaMu dan bertakwa kepadaMu serta mencari keridoanMu, wahai yang maha pengasih”

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَصَدَقَاتِنَا وَتِلاَوَاتِنَا

“Ya Allah terimalah dari kami puasa kami, shalat malam kami, sedekah kami, dan bacaan al-Qurán kami

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

“Ya Rabb kami, terimalah dari kami amal kebajikan kami, sesungguhnya Engkau maha mendengar dan maha mengetahui, dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau maha penerima taubat dan maha penyayang”

Ceger, Jakarta Timur 17 Ramadhan 1441 (10 April 2020)

Firanda Andirja Abidin

_____________________________________________________

Footnote:

([1]) Silahkan baca kembali tulisan kami “Tata cara qunut witir Ramadhan”, telah kami jelaskan dalam tulisan tersebut bahwa dibenci seorang imam membaca doa qunut kelamaan.

([2]) H.R. Ahmad, No.1718, Abu Dawud No.1425, dan At-Tirmidzi, No.464

([3]) Ini adalah doanya Umar bin al-Khottob (H.R. Ibnu Khuzimah, No.1100).

([4]) Ini adalah doanya Ubay bin Kaáb (H.R. Ibnu Abi Syaibah, No.7027, ‘Abdurrazzaq, No.4969. dishohihkan oleh Al Baihaqi).

([5]) HR Al-Bukhari dan Muslim

([6]) (HR Al Bukhari no. 6369)

([7]) (HR Al Bukhari no. 6370)

([8]) HR Al-Bukhari no 6398 dan Muslim no 2719

([9]) HR muslim no 2713

([10]) HR muslim no 2716

([11]) HR muslim no 6903

([12]) HR muslim no 2722

([13]) HR muslim no 2717

([14]) HR muslim no 2739

([15]) HR muslim no 2654

([16]) HR Ahmad no 12107

([17]) HR muslim no 483

([18]) HR muslim dan Abu awanah

([19]) Muttafaq ‘alaih

([20]) HR Al Bukhari no 1613

([21]) HR An Nasa’i dan Al Hakim

([22]) HR Abu Dawud no 5074 Ibnu Majah no 3871

([23]) HR Ahmad no 17114

([24]) HR Ahmad no 1319 dan at-Tirmidzi no 3563 dan dihasankan oleh Al-Albani

([25]) HR. Ahmad 1/391. Menurut pendapat Al-Albani, hadits tersebut adalah sahih

([26]) HR. Abu Dawud 4/324, Ahmad 5/42. Menurut pendapat Al-Albani, hadits di atas adalah hasan dalam Shahih Abu Dawud 3/959

([27]) HR. At-Thabrani dalam Al-Mu’jamus Shaghier dengan sanad yang dianggap jayyid oleh Al-Mundziri. Sedangkan Syaikh Al-Albani menghasankannya; lihat Shahih at-Targhieb wat Tarhieb No. 1821

([28]) HR. Tirmidzi no. 3235 dan Ahmad 5: 243, dan dishahihkan al-Albani

([29]) Dihasankan oleh Al-Albani di Takhriij al-Kalim at-Thoyyib

([30]) HR Ad-Darimi dan dishahihkan oleh muhaqqiqnya

([31]) HR Ahmad no 1997, at-Tirmidzi no 3551 Ibnu Majah no 3830 dengan sanad yang shahih

([32]) HR Muslim no 486

([33]) Al Bukhari Muslim An Nasa’i

COMMENTS

WORDPRESS: 0