• AJARAN-AJARAN MADZHAB SYAFI'I YANG DILANGGAR OLEH SEBAGIAN PENGIKUTNYA 4 - HARAMNYA ROKOK

    AJARAN-AJARAN MADZHAB SYAFI'I YANG DILANGGAR OLEH SEBAGIAN PENGIKUTNYA 4 - HARAMNYA ROKOK

    Thursday, 23 May 2013 07:30
  • AJARAN-AJARAN MADZHAB SYAFI'I YANG DITINGGALKAN OLEH SEBAGIAN PENGIKUTNYA 3 - CADAR

    AJARAN-AJARAN MADZHAB SYAFI'I YANG DITINGGALKAN OLEH SEBAGIAN PENGIKUTNYA 3 - CADAR

    Sunday, 19 May 2013 18:37
  • Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ternyata Melarang Istighatsah Bag III

    Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ternyata Melarang Istighatsah Bag III

    Saturday, 18 May 2013 14:03

Home

Kategori: Aqidah
Diterbitkan pada 04 January 2011 Klik: 3783
Print

muhammadDisebutkan bahwasanya Imam Malik pernah ditanya tentang Ayyub As-Sikhtiani?, maka beliaupun menjawab, “Tidaklah aku menyampaikan hadits kepada kalian dari seorangpun kecuali Ayyub lebih tsiqoh (terpercaya) daripada orang tersebut”[1] Imam Malik bercerita tentang Ayyub, beliau berkata, “Ayyub telah berhaji dua kali dan aku (dulu) telah melihatnya namun aku tidak mendengar (mengambil) hadits darinya, hanya saja Ayyub jika ia menyebut Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diapun menangis hingga akhirnya akupun menyayanginya. Dan tatkala aku menyaksikan apa yang aku lihat dan pengagungannya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akupun menulis (mengambil) hadits darinya.”[2]

Berkata Mush’ab bin Abdillah, “Imam Malik jika menyebut Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berubah wajahnya dan menunduk hingga hal itu memberatkan orang-orang yang duduk bersama dia. Pada suatu hari Imam Malik ditanya tentang sikapnya itu maka iapun berkata, “Seandainya kalian melihat apa yang aku lihat maka kalian tidak akan mengingkari (merasa berat) dengan sikapku ini”. Imam Malik menyebutkan dari Muhammad bin Al-Munkadir –dia adalah pemimpin para qori’- “Hampir-hampir tidak pernah sama sekali kami bertanya kepada Muhammad bin Al-Munkadir tentang satu haditspun kecuali ia menangis hingga kamipun menyayanginya.”[3] Dan aku (Mush’ab bin Abdillah) telah melihat Ja’far bin Muhammad –dan dia adalah orang yang suka bercanda dan tersenyum- jika disebutkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dihadapannya maka menguning  (pucat) wajahnya, tidak pernah aku melihatnya menyampaikan satu haditspun dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kecuali dia dalam keadaan telah bersuci. Beberapa lama aku sering bolak-balik menghampirinya dan tidaklah aku melihatnya kecuali dalam tiga kondisi. Sedang shalat, atau dalam keadaan diam (tidak berbicara) atau sedang membaca Al-Qur’an. Dan dia tidaklah berbicara sesuatu yang tidak berfaedah, dan dia adalah termasuk ulama dan ahli ibadah yang takut kepada Allah. Hasan Al-Bashri jika menyebutkan hadits tentang rintihan dan tangisan akar pohon korma[4] beliau berkata, “Wahai kaum muslimin, kayu merintih kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena rindu ingin bertemu dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka kalian lebih berhak untuk rindu kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam”[5]

 
Kategori: Aqidah
Diterbitkan pada 01 January 2011 Klik: 3636
Print


الْحَمْدُ لِلَّهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ سَارَ عَلَى نَهْجِهِ وَاقْتَفَى أَثَرَهُ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

أَمَّا بَعْدُ،

Tidak bertemunya seseorang dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di masa hidup tidaklah menghalanginya untuk berkumpul bersama dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di akhirat kelak[1]. Seseorang pernah datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya berkata,

يَا رَسُولَ الله، كيف تقول فِي رَجُلٍ أحبَّ قَوْمًا ولَمْ يَلْحَقْ بِهِمْ؟

“Wahai Rasulullah bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang mencintai sebuah kaum namun dia tidak bertemu dengan mereka?”, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ “Seseorang bersama dengan yang dicintainya”[2]. Karenanya barang siapa yang bisa mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan kecintaan yang benar maka ia akan meraih apa yang dijanjikan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan sabdanya المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ “Seseorang bersama dengan yang dicintainya”[3], dan kelak ia akan bersama dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan barangsiapa yang bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam maka jelas dia akan masuk kedalam surga. Wahai saudaraku…, kita harus bergembira dengan adanya kesempatan emas ini sebagaimana gembiranya para sahabat tatkala mengetahui kesempatan ini.

 
Kategori: Aqidah
Diterbitkan pada 29 December 2010 Klik: 7708
Print

Kebanyakan orang memberi perhatian besar terhadap amalan-amalan dzohir. Kita dapati sebagian orang benar-benar berusaha untuk bisa sholat sebagaimana sholatnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, maka seluruh gerakan-gerakan sholat Nabi yang terdapat dalam hadits-hadits yang shahih berusaha untuk diterapkannya. Sungguh ini merupakan kenikmatan dan kebahagian bagi orang yang seperti ini. Bukankah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda :

صَلوُّا كَمَا رَأَيْتُمُوْنِي أُصَلّي

"Sholatlah kalian sebagaimana aku sholat"


Demikian juga perihalnya dengan haji, kebanyakan orang benar-benar berusaha untuk bisa berhaji sebagaimana haji Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, sebagai bentuk pengamalan dari sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:

لِتَأْخُذُوْا عَنِّي مَنَاسِكَكُمْ

"Hendaknya kalian mengambil manasik haji kalian dariku"


Akan tetapi…..

Ternyata banyak juga orang-orang yang memberi perhatian besar terhadap amalan-amalan yang dzohir –termasuk penulis sendiri- yang ternyata lalai dari amalan hati…

Sebagai bukti betapa banyak orang yang bisa jadi gerakan sholatnya seratus persen sama seperti gerakan sholat Nabi akan tetapi apakah mereka juga memberi perhatian besar terhadap kekhusyu'an dalam sholat mereka??

 
Kategori: Penyakit Hati
Diterbitkan pada 27 December 2010 Klik: 8421
Print


Betapa banyak diantara kita yang berusaha untuk berlari kencang menjauhi riyaa' karena takut amalan kita hancur lebur terkena penyakit riya. Akan tetapi pada waktu yang bersamaan jiwa kita terulurkan dalam dekapan ujub…, bangga dengan amalan yang telah kita lakukan.., bangga dengan ilmu yang telah kita miliki…, bangga dengan keberhasilan dakwah kita.., bangga dengan kalimat-kalimat indah yang kita rangkai…, dst…??!!

Bukankah ujub juga menggugurkan amalan sebagaimana riyaa'..??

Bukankah ujub juga menyebabkan pelakunya terjerumus dalam neraka jahannam sebagaimana riyaa'…?

Bukankah ujub juga merupakan salah satu bentuk syirik kecil sebagaimana riya'…??

Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata :

وَكَثِيرًا مَا يَقْرِنُ النَّاسُ بَيْنَ الرِّيَاءِ وَالْعُجْبِ فَالرِّيَاءُ مِنْ بَابِ الْإِشْرَاكِ بِالْخَلْقِ وَالْعُجْبُ مِنْ بَابِ الْإِشْرَاكِ بِالنَّفْسِ وَهَذَا حَالُ الْمُسْتَكْبِرِ فَالْمُرَائِي لَا يُحَقِّقُ قَوْلَهُ : { إيَّاكَ نَعْبُدُ } وَالْمُعْجَبُ لَا يُحَقِّقُ قَوْلَهُ : { وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ } فَمَنْ حَقَّقَ قَوْلَهُ : { إيَّاكَ نَعْبُدُ } خَرَجَ عَنْ الرِّيَاءِ وَمَنْ حَقَّقَ قَوْلَهُ { وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ } خَرَجَ عَنْ الْإِعْجَابِ وَفِي الْحَدِيثِ الْمَعْرُوفِ : { ثَلَاثٌ مُهْلِكَاتٌ : شُحٌّ مُطَاعٌ وَهَوًى مُتَّبَعٌ وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بِنَفْسِهِ }

"Dan sering orang-orang menggandengkan antara riyaa' dan ujub. Riyaa termasuk bentuk kesyirikan dengan orang lain (yaitu mempertujukan ibadah kepada orang lain-pen) adapun ujub termasuk bentuk syirik kepada diri sendiri (yaitu merasa dirinyalah atau kehebatannyalah yang membuat ia bisa berkarya-pen). Ini merupkan kondisi orang yang sombong. Orang yang riyaa' tidak merealisasikan firman Allah إيَّاكَ نَعْبُدُ "Hanya kepadaMulah kami beribadah", dan orang yang ujub tidaklah merealisasikan firman Allah وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ "Dan hanya kepadaMulah kami memohon pertolongan". Barangsiapa yang merealisasikan firman Allah إيَّاكَ نَعْبُدُ maka ia akan keluar lepas dari riyaa', dan barangsiapa yang merealisasikan firman Allah  وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ maka ia akan keluar terlepas dari ujub" (Majmuu' Al-Fataawaa 10/277).

 
Kategori: Hadits
Diterbitkan pada 23 December 2010 Klik: 5555
Print

botolHadits 46

عن سعيد بن أبي بردة عن أبيه عن أبي موسى الأشعري رضي الله عنه أن النبي  صلى الله عليه وسلم  بعثه إلى اليمن فسأله عن أشربة تصنع بها فقال وما هي قال البتع والمزر -فقلت لأبي بردة ما البتع قال نبيذ العسل والمزر نبيذ الشعير- فقال كل مسكر حرام

Dari Sai'id bin Abi Burdah dari ayahnya dari Abu Musa Al-Asy'ari bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutusnya ke negeri Yaman maka iapun (Abu Musa) bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hukum minum-minuman yang dibuat di Yaman. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pun bertanya kepadanya, "Apakah minum-minuman tersebut?", ia menjawab, "Al-Bit'[1] dan dan Al-Mizr[2]. -Aku (Sa'id bin Abi Burdah) bertanya kepada Abi Burdah, "Apakah itu Al-Bit'?", ia berkata, "Al-Bit' adalah nabidz[3] madu dan Al-Mizr adalah nabidz gandum"-. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallambersabda, "Setiap yang memabukkan adalah haram" (HR Al-Bukhari 4/1579 no 4087 dan 5/2269 no 5773, Muslim 3/1586 no 1733)


Berkata sekelompok salaf bahwasanya peminum khomr melalui suatu waktu dimana ia tidak mengenal pada waktu tersebut Robnya, padahal Allah hanyalah menciptakan mereka (para peminum khomr) untuk mengenalNya, mengingatNya, beribadah kepadaNya, dan taat kepadaNya. Maka perkara apa saja yang mengantarkan kepada terhalanginya seorang hamba dengan tujuan-tujuan penciptaannya dan menghalangi antara hamba dari mengenal dan mengingat serta bermunajat kepada RobNya maka hukumnya adalah haram, dan perkara tersebut adalah mabuk. Dan hal ini berbeda dengan tidur, karena Allah telah menjadikan hamba-hambaNya memiliki sifat tersebut dan menjadikan mereka harus membutuhkan hal itu, tidak ada penegak untuk menegakkan tubuh-tubuh mereka kecuali dengan tidur karena tidur merupakan istirahat dari keletihan dan kelelahan. Dan tidur merupakan salah satu nikmat Allah yang sangat besar kepada hamba-hambaNya. Jika seorang mukmin tidur sesuai dengan kebutuhannya lalu bangun dari tidurnya untuk mengingat Allah dan bermunajat kepadaNya serta berdo'a kepadaNya maka tidurnya itu merupakan penolong baginya untuk sholat dan berdzikir. Oleh karena itu sebagian salaf berkata, إني أحتسب نومتي كما أحتسب قومتي "Aku mengharapkan pahala dari Allah dengan tidurku sebagaimana aku mengharapkan pahala dengan sholat malamku" (Jami'ul Ulum 1/421)

 
Kategori: Manhaj
Diterbitkan pada 19 December 2010 Klik: 7110
Print

Pengantar :

Untuk direnungkan bersama….

Diantara sebab-sebab yang paling kuat menyebabkan perpecahan adalah sifat al-bagyu.

Jika khilaf yang terjadi masih dalam perkara-perkara yang diperbolehkan untuk berijtihad maka khilaf tersebut tidak akan mengakibatkan fitnah dan perpecahan selama orang-orang yang khilaf tidak memiliki sifat al-bagyu. Namun jika disertai dengan sifat al-bagyu –meskipun khilaf tersebut ringan- maka akan menimbulkan fitnah dan perpecahan.

Ibnu Taimiyyah berkata, “Akan tetapi ijtihad yang diperbolehkan tidaklah (sampai menimbulkan akibat buruk hingga) pada tahapan fitnah dan perpecahan kecuali jika disertai dengan sikap al-bagyu, bukan hanya murni ijtihad. Sebagaimana firman Allah

وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوْتُواْ الْكِتَابَ إِلاَّ مِن بَعْدِ مَا جَاءهُمُ الْعِلْمُ بَغْياً بَيْنَهُمْ (آل عمران : 19

Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Alkitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena al-bagyu (yang ada) di antara mereka. (QS. 3:19)

….maka tidak akan timbul fitnah dan perpecahan dikarenakan adanya ijtihad yang masih diperbolehkan akan tetapi jika disertai dengan sesuatu dari al-bagyu” (Al-Istiqoomah I/31)

 
Kategori: Manhaj
Diterbitkan pada 16 December 2010 Klik: 12780
Print

Tahdziir BerantaiFatwa Syaikh Ubaid Al-Jabiri hafidhohullah tentang At-Turoorts

Fatwa yang hilang….

dnaFenomena yang sangat menyedihkan yang didapati oleh penulis dari sebagian saudara-saudara kita yang hobinya mentahdzir dan menghajr adalah kurang jujur dalam menebarkan fatwa. Padahal sudah berapa banyak ustadz yang telah mereka gelari dengan 'Al-Kadzdzaab/pendusta". Akan tetapi sikap kurang jujur ini akhirnya mereka lakukan sendiri. Fenomena yang menyedihkan tersebut adalah fenomena "Menyembunyikan Fatwa". Jika mereka mau jujur dan gentleman tentunya mereka menampilkan fatwa yang juga berseberang dengan mereka, apalagi yang bertanya adalah mereka sendiri.

Imam Waqii' pernah berkata :

أَهْلُ الْعِلْمِ يَكْتُبُوْنَ مَا لَهُمْ وَمَا عَلَيْهِمْ وَأَهْلُ الأَهْوَاءِ لاَ يَكْتُبُوْنَ إِلاَّ مَا لَهُمْ

"Para ahli ilmu mereka menuliskan apa yang mendukung mereka dan apa yang bertentangan dengan mereka, adapun ahlul ahwaa (pengikut hawa nafsu) maka mereka tidak menuliskan kecuali yang mendukung mereka" (Sunan Ad-Daaruquthni 1/27 no 36)

 

Page 35 of 46

<< Start < Prev 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 Next > End >>

Langganan Artikel

Masukkan email anda -> klik Daftar

facebook firanda twitter firanda rss firanda

KONSULTASI

Berapa lalu saya dikejutkan dengan sebuah pertanyaan :"Assalamualaikum....afwan ust. Mengganggu, teman...
Salah seorang anggota Kibar Ulama (Ulama Besar) di Arab Saudi, Syaikh Sa'ad bin Turki Al-Khotslaan...
Pertanyaan : Saya mau tanya, gimana hukumnya pernikahan yang dilaksanakan tanpa sepengetahuan ayah...
Pertanyaan : Sebenarnya saya malu untuk bertanya tentang hal ini akan tetapi saya sangat perlu tahu...
Pertanyaan : Bila suami saya melarang saya untuk membesuk ayah saya yang sakit maka apakah saya wajib...

SURGA & NERAKA

Adapun para wanita dunia…apakah mereka jika masuk surga akan mendapatkan bidadara sebagaimana para...
Berikut ini saya terjemahkan bait-bait yang dirangkai oleh Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah yang...
Sesungguhnya segala kenikmatan yang ada di surga tidak bisa dikhayalkan oleh benak kita.عَنْ أَبِي...
Sebagaimana penduduk dunia yang fana ini sangatlah sibuk….ternyata para penghuni surga juga dalam...
Para ulama telah berselisih menjadi dua pendapat tentang berapakah jumlah minimal bidadari (yang...

Statistik

Komentar Pembaca

  • Abdul Malik
    artikelnya bagus sekali ustadz... izin share ustadz... syukron... jazakallah ...

    Read more...

     
  • habib faizin
    keep istiqomah ya ustadz

    Read more...

     
  • abu qorri
    assalamu'alaiku m ustadz, izin copy artikel-artikel nya.. jazakallahu khairan

    Read more...

     
  • abu qorri
    Assalamu'alaiku m ustadz, izin copy artikel-artikel nya. jazakallahu khairan

    Read more...

     
  • hasalramane
    setiap bekunjung ke web ustadz2 salafy aku menemukan sesuatu yg berharga,bahkan seolah2 ...

    Read more...

     
  • zulyantara
    Hmmm ... berarti anda belum mengetahui keadaannya dari awal, ini merupakan jawaban ...

    Read more...

     
  • Danny Marahaly
    Ah bukan.., biar publik tau siapa yang pintar bicara dan menang. Karena seperti ...

    Read more...

AMALAN HATI

Ujian menyerang siapa saja tidak pandang bulu. Sebagaimana orang miskin diuji…orang kayapun demikian....
Seorang Syaikh bercerita bahwa ia pernah berdakwah di hutan belantara di Afrika dengan menempuh...
Imam As-Syafii rahimahullah berkata :إِذَا مَا كُنْتَ ذَا قَلْبٍ قَنُوْعٍ ..... فَأَنْتَ وَمَالِكُ...

PENYAKIT HATI

Syaitan tidak berhenti berusaha menjadikan amalan anak Adam tidak bernilai di sisi Allah. Diantara cara...
Hampir seluruh manusia pernah terjangkiti Hasad. Ibnu Taimiyyah berkata :وَالْمَقْصُوْدُ أَنَّ "...
Telah lalu pembahasan tentang ujub karena amalan sholeh (lihat "Kenapa Mesti Ujub" dan "Berjihad...
Sesungguhnya Iblis selalu berusaha menjauhkan anak cucu Adam dari amalan sholeh dan menjerumuskan mereka...
Betapa banyak diantara kita yang berusaha untuk berlari kencang menjauhi riyaa' karena takut amalan kita...

AQIDAH

Merupakan perkara yang konyol dan lucu adalah perkataan sebagian ASWAJA atau sebagian Jahmiyah...
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئًا للهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ...
Ahlus Sunnah wal Jama'ah menjadikan wahyu al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai cahaya yang menyinari jalan...
Diantara perkara-perkara yang disangka merusak keikhlasan, bahkan dianggap perbuatan kesyirikan...
Ada beberapa perkara yang disangka oleh sebagian orang merusak keikhlasan, akan tetapi ternyata tidak...

MANHAJ

Bencana…!! banyak berilmu namun tanpa amal(dikutip dari buku : DARI MADINAH HINGGA KE...
Pengantar :Untuk direnungkan bersama….Diantara sebab-sebab yang paling kuat menyebabkan perpecahan...
Tahdziir BerantaiFatwa Syaikh Ubaid Al-Jabiri hafidhohullah tentang At-TuroortsFatwa yang...
Sebagaimana para ulama khilaf pada permasalahan-permasalahan agama ternyata mereka juga terkadang khilaf...
Ibnu Taimiyyah berkata :"Tidak boleh bagi seorang pun memaksa manusia untuk mengikuti pendapatnya dalam...

FIKIH

KEEMPAT : HARAMNYA ROKOKMerupakan perkara yang masyhuur di kalangan masyarakat Indonesia bahwa rokok...
KETIGA : CADAR          Memang aneh…sebagian orang memandang miring terhadap cadar…, sementara sebagian...
KEDUA : HARAMNYA MUSIK          Merupakan perkara yang menyedihkan tatkala kita menyaksikan sebagian dai...
Berikut ini beberapa ajaran madzhab syafi'iyah yang ditinggalkan (tidak dikerjakan) oleh sebagian...
Sering kita dapati sebagian ustadz atau kiyai yang mengatakan, "Tahlilan kok dilarang?, tahlilan kan...

ADAB & AKHLAQ

Jika anda pernah kehilangan kekasih…Jika kesedihan meliputi hatimu karena kehilangan buah hati...
Hati terasa keras…Nasehat sudah sering terdengar…. lantunan ayat…sentuhan sabda-sabda Nabi…petuah-petuah...
Sesungguhnya bukanlah perkara yang gampang untuk membuat relasi persahabatan karena Allah dengan...
Setiap kita memiliki rahasia-rahasia dalam kehidupan ini yang kita berusaha untuk menyembunyikannya dari...
[dikutip dari buku : "DARI MADINAH HINGGA KE RADIORODJA"(Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh...

KELUARGA

Meskipun secara umum para lelaki memiliki kelebihan dalam memandang dan cara berfikir dengan melihat...
Al-'Abaas bin Khoolid As-Sahmi berkata : "Tatkala 'Amr bin Hajr mendatangi 'Auf bin Mahlam...
Sesungguhnya banyak sifat-sifat yang merupakan ciri-ciri seorang istri sholihah. Semakin banyak...
Cinta pertama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dialah….Khadijah binti Khuwailid radhiallahu...
Detik-detik saat kelahiran adalah saat-saat yang sangat menegangkan bagi seorang suami….begitu besar...
You are here:   Home

STATUS FACEBOOK

KISAH CERDIKNYA SEORANG PEMUDA YANG IKHLAS
06 May 2013 05:00

Yang menyaksikan kisah ini berkata :
Suatu hari aku di Mekah di salah satu supermarket. Setelah aku selesai memilih barang-barang yang hendak aku beli dan aku masukan ke kereta barang maka akupun menuj [ ... ]

Status Facebookbaca selengkapnya
TENTU BERBEDA
05 May 2013 04:13

Sungguh beda antara seorang yang sholat hendak mencari kekhusyu'an dengan seseorang yang sholat hanya sekedar bisa terlepas dan terbebaskan dari beban kewajiban....
Orang yang bertekad sholat dengan kh [ ... ]

Status Facebookbaca selengkapnya
KEAJAIBAN IMAM AHMAD BIN HANBAL
04 May 2013 05:44

Yahya bin Ma'iin rahimahullah berkata :
مَا رَأَيْتَ مِثْلَ أَحْمَدَ بْنَ حَنْبَلٍ صَحِبْنَاهُ خَمْسِيْنَ سَنَةً مَا افْتَخَر [ ... ]

Status Facebookbaca selengkapnya
CURHAT KEPADA ALLAH
01 May 2013 06:05

Jika seseorang terbiasa detail menjelaskan keluhannya tatkala curhat kepada sahabatnya....
Lantas .... kenapa ia tIdAk mencoba untuk membiasakan diri untuk curhat kepada Allah.
Seorang dai berkata, "T [ ... ]

Status Facebookbaca selengkapnya
KAPANKAH ADA WANITA SEPERTI INI LAGI???
30 Apr 2013 09:03

Ibnu 'Asaakir rahimahullah dalam kitabnya Taarikh Dimasyq menyebutkan biografi seorang wanita yang sholehah yang sangat rajin beribadah yang bernama ROOBI'AH BINTI ISMA'IL. Wanita ini seorang janda ya [ ... ]

Status Facebookbaca selengkapnya