• PENGAKUAN SYAIKH AL-QORDOWI : ULAMA SAUDI LEBIH PAHAM DARI PADA DIRINYA

    PENGAKUAN SYAIKH AL-QORDOWI : ULAMA SAUDI LEBIH PAHAM DARI PADA DIRINYA

    Monday, 03 June 2013 05:15
  • AJARAN-AJARAN MADZHAB SYAFI'I YANG DILANGGAR OLEH SEBAGIAN PENGIKUTNYA 4 - HARAMNYA ROKOK

    AJARAN-AJARAN MADZHAB SYAFI'I YANG DILANGGAR OLEH SEBAGIAN PENGIKUTNYA 4 - HARAMNYA ROKOK

    Thursday, 23 May 2013 07:30
  • AJARAN-AJARAN MADZHAB SYAFI'I YANG DITINGGALKAN OLEH SEBAGIAN PENGIKUTNYA 3 - CADAR

    AJARAN-AJARAN MADZHAB SYAFI'I YANG DITINGGALKAN OLEH SEBAGIAN PENGIKUTNYA 3 - CADAR

    Sunday, 19 May 2013 18:37

Home

Kategori: Adab & Akhlaq
Diterbitkan pada 05 April 2011 Klik: 6770
Print

[dikutip dari buku : "DARI MADINAH HINGGA KE RADIORODJA"

(Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr, hafizhahullah)

Oleh: Abu Abdil Muhsin Firanda]

 

MENGUNDANG SYAIKH KE INDONESIA


Setelah mengisi ceramah secara rutin di Radiorodja, Syaikh Abdurrozaq dikenal secara luas oleh jamaah di Indonesia. Tak jarang yang merindukan perjumpaan dengan beliau. Begitupun saya, sudah lama memiliki keinginan untuk mengajak beliau mengunjungi Indonesia agar bisa memberikan ceramahnya secara langsung. Akan tetapi, lagi-lagi keraguan memenuhi hati saya menyaksikan kesibukan beliau dari hari ke hari.

Setelah cukup lama mempertimbangkan permintaan saudara-saudara saya di Indonesia, akhirnya saya menyampaikan juga keinginan tersebut kepada Syaikh.  Apalagi setelah beberapa ikhwan mengonfirmasi kesiapan mereka untuk mengatur prosedur dan teknis kedatangan Syaikh di Indonesia.

Saat keinginan tersebut saya sampaikan kepada beliau, sempat terjadi tawar-menawar serta tarik ulur. Di antaranya, saya menawarkan kepada beliau untuk berkunjung ke Indonesia pada liburan musim panas, karena merupakan liburan panjang bagi Universitas Islam Madinah. Biasanya masa liburan mencapai tiga bulan. Akan tetapi, tawaran ini beliau tolak.

 
Kategori: Adab & Akhlaq
Diterbitkan pada 03 April 2011 Klik: 6115
Print

[dikutip dari buku : "DARI MADINAH HINGGA KE RADIORODJA"

(Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr, hafizhahullah)

Oleh: Abu Abdil Muhsin Firanda]

 

DAKWAH TANPA MEMBEDAKAN GOLONGAN



Kok, Syaikh Bisa Mengisi Ceramah di Radiorodja?


Sebenarnya, sudah lama kru Radiorodja berkeingingan mengundang Syaikh Abdurrozaq untuk mengisi di Radiorodja. Pihak Radiorodja meminta saya menyampaikan hal tersebut kepada beliau. Namun, tiap kali saya berniat menyampaikannya, selalu saya urungkan saat melihat kesibukan Syaikh yang begitu banyak. Lagi pula tergambar di benak saya berbagai kesulitan teknis dalam melangsungkan penyiaran tersebut.

 
Kategori: Adab & Akhlaq
Diterbitkan pada 01 April 2011 Klik: 6626
Print

(dikutip dari buku : "DARI MADINAH HINGGA KE RADIORODJA"

(Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr, hafizhahullah)

Oleh: Abu Abdil Muhsin Firanda)

 

Uang ini Bukan dari Saya, tetapi dari Orang Lain

Dan, kisah berikut ini sebenarnya tidak ingin saya sampaikan, bahkan mungkin tidak boleh saya sampaikan. Akan tetapi karena melihat faedah yang begitu besar maka saya nekat menyampaikannya. Semoga Allah memaafkan saya.

Syaikh pernah memberikan bantuan kepada salah seorang ikhwah berupa sejumlah uang karena waktu itu ada yang mengabarkan kepada beliau bahwasanya istri ikhwan tersebut telah melakukan operasi caesar.  Maka tatkala beliau masuk kelas untuk mengisi kuliah, dan melihat ikhwan tersebut hadir di kuliah, beliau berkata kepada ikhwan tersebut dengan suara lirih, “Fulan, saya ingin berbicara denganmu setelah pelajaran.”

Setelah selesai pelajaran, seperti biasa para mahasiswa berkumpul di sekeliling beliau untuk menanyakan permasalahan-permasalahan agama, dan si ikhwan juga mengikuti beliau. Hingga saat mahasiswa bubar meninggalkan beliau maka beliau pun mengeluarkan sejumlah uang dan memberikannya kepada si ikhwan tersebut sembari berkata, “Uang ini bukan hanya dari saya, tapi dari beberapa orang baik. Saya harap jangan kau ceritakan kepada siapa pun juga, dan lupakanlah pemberian saya ini. Anggap saja seakan-akan tidak pernah terjadi apa-apa.”

Subhanallah! Lihatlah dua pelajaran yang bisa kita ambil dari perkataan beliau ini.

 
Kategori: Adab & Akhlaq
Diterbitkan pada 30 March 2011 Klik: 7368
Print

(dikutip dari buku : "DARI MADINAH HINGGA KE RADIORODJA"

(Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr, hafizhahullah)

Oleh: Abu Abdil Muhsin Firanda)

 

Menolak Penulisan Gelar dan Menolak Tersohor

Sangat sedikit orang yang memiliki gelar dan memang layak memiliki gelar tersebut. Dan lebih sedikit lagi jumlahnya, orang-orang yang enggan mencantumkan gelar-gelar yang layak mereka sandang. Syaikh Abdurrozaq adalah satu di antara yang sedikit tersebut. Saat salah seorang ikhwan dari Indonesia meminta izin untuk menerjemahkan buku beliau yang berjudul Fikhul Ad’iyaa wal Adzkar (Fikh Doa dan Dzikir) ke dalam bahasa Indonesia, beliau mengizinkan dengan syarat: tatkala buku tersebut dicetak, nama beliau hanya ditulis ‘Abdurrozaq bin Abdulmuhsin Al-Badr’,  tanpa embel-embel gelaran Profesor Doktor. Begitu pula buku-buku beliau yang dicetak di Arab Saudi maupun di Aljazair (Algeria), semua tanpa embel-embel gelar tersebut. Padahal sudah belasan tahun –bahkan hampir 20 tahun- beliau menyandang gelar professor, mengingat beliau memperoleh gelar tersebut dalam usia yang masih relatif muda. Hal ini dikarenakan karena beliau sangat produktif dalam menelurkan karya-karya ilmiah yang sangat berharga.

 
Kategori: Status Facebook
Diterbitkan pada 29 March 2011 Klik: 8646
Print

Untuk anakku yang ku sayangi di bumi Alloh ta’ala
Segala puji ku panjatkan ke hadirat Alloh ta’ala, yang telah memudahkan ibu untuk beribadah kepada-Nya.
Sholawat serta salam, ibu sampaikan kepada Nabi Muhammad -shollallohu alaihi wasallam-, keluarga, dan para sahabatnya.
Wahai anakku…
surat ini datang dari ibumu, yang selalu dirundung sengsara. Setelah berpikir panjang, ibu mencoba untuk menulis dan menggoreskan pena, sekalipun keraguan dan rasa malu menyelimuti diri ini.
Setiap kali menulis, setiap itu pula gores tulisan ini terhalangi oleh tangis. Dan setiap kali menitikkan air mata, setiap itu pula, hati ini terluka.
Wahai anakku…
Sepanjang masa yang telah engkau lewati, kulihat engkau telah menjadi laki-laki dewasa, laki-laki yang cerdas dan bijak. Karenanya engkau pantas membaca tulisan ini, sekalipun nantinya engkau akan remas kertas ini, lalu engkau robek-robek, sebagaimana sebelumnya engkau telah remas hati ibu, dan telah engkau robek pula perasaannya.
Wahai anakku…
25 tahun telah berlalu, dan tahun-tahun itu merupakan tahun kebahagiaan dalam kehidupanku.
Suatu ketika dokter datang menyampaikan tentang kehamilanku, dan semua ibu sangat mengerti arti kalimat tersebut. Bercampur rasa gembira dan bahagia dalam diri ini, sebagaimana ia adalah awal mula dari perubahan fisik dan emosi ibu.
Semenjak kabar gembira tersebut, aku membawamu sembilan bulan. Tidur, berdiri, makan, dan bernafas dalam kesulitan. Akan tetapi, itu semua tidak mengurangi cinta dan kasih sayangku kepadamu, bahkan ia tumbuh bersama berjalannya waktu.
Aku mengandungmu wahai anakku, pada kondisi lemah di atas lemah. Bersamaan dengan itu, aku begitu gembira tatkala merasakan dan melihat terjalan kakimu, atau balikan badanmu di perutku.
Aku merasa puas, setiap aku menimbang diriku, karena bila semakin hari semakin berat perutku, berarti dengan begitu engkau sehat wal afiat di dalam rahimku.
Anakku…
Penderitaan yang berkepanjangan menderaku, sampailah tiba pada malam itu, yang aku tidak bisa tidur sekejap pun, aku merasakan sakit yang tidak tertahankan, dan merasakan takut yang tidak bisa dilukiskan.
Sakit itu berlanjut, sehingga membuatku tidak dapat lagi menangis. Sebanyak itu pula, aku melihat kematian di hadapanku, hingga tibalah waktunya engkau keluar ke dunia, dan engkau lahir. Bercampur air mata kebahagiaanku dengan air mata tangismu.
Ketika engkau lahir, menetes air mata bahagiaku. Dengan itu, sirna semua keletihan dan kesedihan, hilang semua sakit dan penderitaan, bahkan kasihku kepadamu semakin bertambah, dengan bertambah kuatnya sakit.
Aku raih dirimu, sebelum ku raih minuman. Aku peluk cium dirimu, sebelum meneguk satu tetes air yang ada di kerongkongan.

 

 
Kategori: Adab & Akhlaq
Diterbitkan pada 28 March 2011 Klik: 7974
Print

(dikutip dari buku : "DARI MADINAH HINGGA KE RADIORODJA"

(Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr, hafizhahullah)

Oleh: Abu Abdil Muhsin Firanda)

 

Prolog

Semangat beribadah terkadang memudar, semangat menuntut ilmu terkadang menyurut. Padahal, dalil akan keutamaan menuntut ilmu telah banyak dihafalkan. Demikanlah, jiwa terkadang dijangkiti rasa malas dan diserang rasa bosan.

Sungguh, betapa banyak orang yang akhirnya kembali bersemangat, bahkan lebih bersemangat dari sebelumnya dan terdorong untuk mencapai derajat yang tinggi disebabkan sejarah yang dibacanya, dikarenakan cerita yang didengarnya. Terlebih lagi jika itu adalah cerita teladan yang didengarnya atau dibacanya dari orang yang hidup di zamannya.

Terkadang, jiwa tatkala diceritakan sejarah para sahabat atau para salafus shalih maka jiwa tersebut akan berbisik seraya mengeluh, “Itu kan cerita orang-orang dulu? Masanya kan berbeda? Kita sekarang berada di zaman penuh fitnah, zaman di mana kita sangat membutuhkan materi… dan tentunya tidak bisa disamakan dengan zaman salafus shalih.”

 
Kategori: Manhaj
Diterbitkan pada 24 March 2011 Klik: 11672
Print

Bencana…!! banyak berilmu namun tanpa amal

(dikutip dari buku : DARI MADINAH HINGGA KE RADIORODJA

(Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr, hafizhahullah)

Oleh: Abu Abdil Muhsin Firanda

Mengenai Syaikh Abdurrozzaq, sebagaimana pengakuan sebagian teman yang pernah dekat dengan beliau, bahwasanya beliau bukanlah orang yang paling ‘alim di kota Madinah, bahkan bukan pula orang yang paling ‘alim di Universitas Islam Madinah, karena pada kenyataannya masih banyak ulama lain lebih unggul daripada beliau dari sisi keilmuan. Akan tetapi yang menjadikan beliau istimewa di hati para mahasiswa adalah perhatian beliau terhadap amal, takwa, dan akhlak. Hal ini tidak mengherankan karena seringkali wejangan-wejangan beliau tentang perhatian pada mengamalkan ilmu.

Selama kurang lebih 9 tahun, beliau mengajar sebuah kitab tentang adab karya Imam Al-Bukhari yang berjudul Al-Adab Al-Mufrad di masjid Universitas Islam Madinah, setiap hari Kamis setelah shalat Shubuh. Selama tiga tahun beliau mengajar kitab yang sama di Masjid Nabawi. Ini semua menunjukkan perhatian beliau terhadap adab dan akhlak mulia. Bahkan, saat beliau mengisi di Radiorodja dan waktu itu tidak ada materi yang siap untuk disampaikan, serta kebetulan salah seorang pembawa acara ingin ada pengajian khusus tentang tanya jawab dengan diberi sedikit mukadimah, maka beliau langsung setuju, dan mukadimah yang beliau bawakan adalah tentang pentingnya mengamalkan ilmu.

 

Page 31 of 47

<< Start < Prev 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Next > End >>

Langganan Artikel

Masukkan email anda -> klik Daftar

facebook firanda twitter firanda rss firanda

KONSULTASI

Berapa lalu saya dikejutkan dengan sebuah pertanyaan :"Assalamualaikum....afwan ust. Mengganggu, teman...
Salah seorang anggota Kibar Ulama (Ulama Besar) di Arab Saudi, Syaikh Sa'ad bin Turki Al-Khotslaan...
Pertanyaan : Saya mau tanya, gimana hukumnya pernikahan yang dilaksanakan tanpa sepengetahuan ayah...
Pertanyaan : Sebenarnya saya malu untuk bertanya tentang hal ini akan tetapi saya sangat perlu tahu...
Pertanyaan : Bila suami saya melarang saya untuk membesuk ayah saya yang sakit maka apakah saya wajib...

SURGA & NERAKA

Adapun para wanita dunia…apakah mereka jika masuk surga akan mendapatkan bidadara sebagaimana para...
Berikut ini saya terjemahkan bait-bait yang dirangkai oleh Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah yang...
Sesungguhnya segala kenikmatan yang ada di surga tidak bisa dikhayalkan oleh benak kita.عَنْ أَبِي...
Sebagaimana penduduk dunia yang fana ini sangatlah sibuk….ternyata para penghuni surga juga dalam...
Para ulama telah berselisih menjadi dua pendapat tentang berapakah jumlah minimal bidadari (yang...

Statistik

Komentar Pembaca

  • jermis julian
    kalo kita mau masuk sorga kita harus taat pada orng tua kita kita harus taat pada ...

    Read more...

     
  • ziah
    semoga laknat Allah kepada pengikut wahabi terkutuk, terutama antek2 yang menulis ...

    Read more...

     
  • tata
    semoga Allah membuka hati orang2 yang ahli kalam yang berani menghina Habib

    Read more...

     
  • Abu Fattih
    Alhamdulillah, ana akhirnya tahu sepak terjang beliau, lalu untuk apa bayak yg ...

    Read more...

     
  • abu said alkhudri
    kalimat yg digunting yg mana jo,ya mbok yao..seng jelas lah smpean,biar yg kegunting ...

    Read more...

     
  • Rudy Putra
    Assalamualaikum ustad firanda yang saya hormati, perkenalkan saya Rudi, seorang santri ...

    Read more...

     
  • muhammad adi idcat harahap
    assalamu'alaiku m pak ustadz mohon izin share di facebook saya"ucokmonali sa" ...

    Read more...

AMALAN HATI

Ujian menyerang siapa saja tidak pandang bulu. Sebagaimana orang miskin diuji…orang kayapun demikian....
Seorang Syaikh bercerita bahwa ia pernah berdakwah di hutan belantara di Afrika dengan menempuh...
Imam As-Syafii rahimahullah berkata :إِذَا مَا كُنْتَ ذَا قَلْبٍ قَنُوْعٍ ..... فَأَنْتَ وَمَالِكُ...

PENYAKIT HATI

Syaitan tidak berhenti berusaha menjadikan amalan anak Adam tidak bernilai di sisi Allah. Diantara cara...
Hampir seluruh manusia pernah terjangkiti Hasad. Ibnu Taimiyyah berkata :وَالْمَقْصُوْدُ أَنَّ "...
Telah lalu pembahasan tentang ujub karena amalan sholeh (lihat "Kenapa Mesti Ujub" dan "Berjihad...
Sesungguhnya Iblis selalu berusaha menjauhkan anak cucu Adam dari amalan sholeh dan menjerumuskan mereka...
Betapa banyak diantara kita yang berusaha untuk berlari kencang menjauhi riyaa' karena takut amalan kita...

AQIDAH

Merupakan perkara yang konyol dan lucu adalah perkataan sebagian ASWAJA atau sebagian Jahmiyah...
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئًا للهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ...
Ahlus Sunnah wal Jama'ah menjadikan wahyu al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai cahaya yang menyinari jalan...
Diantara perkara-perkara yang disangka merusak keikhlasan, bahkan dianggap perbuatan kesyirikan...
Ada beberapa perkara yang disangka oleh sebagian orang merusak keikhlasan, akan tetapi ternyata tidak...

MANHAJ

PENGAKUAN SYAIKH AL-QORDOWI : ULAMA SAUDI LEBIH PAHAM DARI PADA DIRINYA(oleh : Syaikh Abdurrahman...
Bencana…!! banyak berilmu namun tanpa amal(dikutip dari buku : DARI MADINAH HINGGA KE...
Pengantar :Untuk direnungkan bersama….Diantara sebab-sebab yang paling kuat menyebabkan perpecahan...
Tahdziir BerantaiFatwa Syaikh Ubaid Al-Jabiri hafidhohullah tentang At-TuroortsFatwa yang...
Sebagaimana para ulama khilaf pada permasalahan-permasalahan agama ternyata mereka juga terkadang khilaf...

FIKIH

KEEMPAT : HARAMNYA ROKOKMerupakan perkara yang masyhuur di kalangan masyarakat Indonesia bahwa rokok...
KETIGA : CADAR          Memang aneh…sebagian orang memandang miring terhadap cadar…, sementara sebagian...
KEDUA : HARAMNYA MUSIK          Merupakan perkara yang menyedihkan tatkala kita menyaksikan sebagian dai...
Berikut ini beberapa ajaran madzhab syafi'iyah yang ditinggalkan (tidak dikerjakan) oleh sebagian...
Sering kita dapati sebagian ustadz atau kiyai yang mengatakan, "Tahlilan kok dilarang?, tahlilan kan...

ADAB & AKHLAQ

Jika anda pernah kehilangan kekasih…Jika kesedihan meliputi hatimu karena kehilangan buah hati...
Hati terasa keras…Nasehat sudah sering terdengar…. lantunan ayat…sentuhan sabda-sabda Nabi…petuah-petuah...
Sesungguhnya bukanlah perkara yang gampang untuk membuat relasi persahabatan karena Allah dengan...
Setiap kita memiliki rahasia-rahasia dalam kehidupan ini yang kita berusaha untuk menyembunyikannya dari...
[dikutip dari buku : "DARI MADINAH HINGGA KE RADIORODJA"(Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh...

KELUARGA

Meskipun secara umum para lelaki memiliki kelebihan dalam memandang dan cara berfikir dengan melihat...
Al-'Abaas bin Khoolid As-Sahmi berkata : "Tatkala 'Amr bin Hajr mendatangi 'Auf bin Mahlam...
Sesungguhnya banyak sifat-sifat yang merupakan ciri-ciri seorang istri sholihah. Semakin banyak...
Cinta pertama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dialah….Khadijah binti Khuwailid radhiallahu...
Detik-detik saat kelahiran adalah saat-saat yang sangat menegangkan bagi seorang suami….begitu besar...
You are here:   Home

STATUS FACEBOOK

Kezoliman adalah Kegelapan Yang Bertumpuk Tumpuk Pada Hari Kiamat
01 Jun 2013 05:09

Jika memang engkau harus bermaksiat maka jangan sampai engkau menzolimi orang lain....
Selama engkau tdk menzolimi orang lain maka perkaranya lebih ringan...
Jika maksiat hanya terbatas pada dirimu ma [ ... ]

Status Facebookbaca selengkapnya
Angan-angan Imam Syafi'i
01 Jun 2013 05:07

Al-Imam Ibu Katsiir Asy-Syafi'i rahimahullah berkata :
وكان من أحسن الناس قصدا وإخلاصا، كان يقول: وددت أن الناس تعلموا هذا العلم ولا ين [ ... ]

Status Facebookbaca selengkapnya
Ulama Yang Berangan-Angan Punya Jenggot
31 May 2013 22:29

Abu Haamid Al-Gozzali rahimahullah berkata :
وقال شريح القاضي : وَدِدْتُ أَنَّ لِي لَحْيَةً وَلَوْ بَعَشْرَةِ آلاَفٍ
"Syuraih Al-Qoodhli ber [ ... ]

Status Facebookbaca selengkapnya
KISAH CERDIKNYA SEORANG PEMUDA YANG IKHLAS
06 May 2013 05:00

Yang menyaksikan kisah ini berkata :
Suatu hari aku di Mekah di salah satu supermarket. Setelah aku selesai memilih barang-barang yang hendak aku beli dan aku masukan ke kereta barang maka akupun menuj [ ... ]

Status Facebookbaca selengkapnya
TENTU BERBEDA
05 May 2013 04:13

Sungguh beda antara seorang yang sholat hendak mencari kekhusyu'an dengan seseorang yang sholat hanya sekedar bisa terlepas dan terbebaskan dari beban kewajiban....
Orang yang bertekad sholat dengan kh [ ... ]

Status Facebookbaca selengkapnya