Wejangan

Kategori: Wejangan
Diterbitkan pada 29 January 2013 Klik: 2607
Print

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيْمَ
"Ya Allah berilah kepada kami hidayah/petunjuk kpd jalan yang lurus"
Sungguh merupakan perkara yg merugikan jika doa yg sangat agung ini, yg harus kita ucapkan berulang-ulang, ternyata kita ucapkan dengan hambar tanpa penghayatan yg dalam.
Agar kita lebih khusyu' tatkala mengutarakan doa yg agung ini maka hendaknya kita merenungkan 2 perkara, (1) keutamaan doa ini, (2) Kandungan doa ini yg sangat dalam
Pertama : Keutamaan doa ini :
1) Doa ini termaktub dalam surat teragung dalam al-qur'an yaitu surat al-fatihah yg dikenal dgn ummul qur'an (induknya/intisari al-qur'an)
2) Doa ini diucapkan dalam sholat yg merupakan ibadah yg sangat agung
3) Bahkan doa ini minimal harus dibaca dalam sehari 17 kali dalam sholat 5 waktu
4) Bagaimana lagi jika seorang hamba memperbanyak sholat sunnah, dalam setiap rakaat ia harus membaca doa ini, jika tidak maka raka'atnya tdk sah
5) Barang siapa yg memperhatikan posisi doa ini dalam surat al-fatihah maka ia akan dapatkan bahwa doa ini tdklah terucapkan kecuali setelah melalui muqoddimah-muqoddimah yg sangat dahsyat :

- muqoddimah pertama : dalam ucapan الحمد لله رب العالمين
"Segala puji bagi Allah penguasa alam semesta", mengandung pujian yg sangat tinggi kepada Allah
- muqoddimah kedua: dalam ucapan الرحمن الرحيم
"Yang maha pengasih lagi maga penyayang", berisi pengakuan hamba akan luasnya kasih sayang Allah terhadap sang hamba, bahkan kasih sayang Allah lebih dari kasih sayang seorang ibu kepada anaknya
- muqoddimah ketiga: dalam ucapan مالك يوم الدين
"Penguasa hari pembalasan", mengingatkan kpd hamba bahwasanya ada hari akhirat, hari persidangan dan pembalasan amal perbuatan, tdk seorang raja dunia yg berkutik pada hari tersebut, Hanya Allah yg mengusai hari tersebut
- muqoddimah keempat : dalan ucapan إياك نعبد
"Hanya kepada Engkaulah kami beribadah" mengandung pengakuan dan pengikraran sang hamba bahwasanya ia hanya beribadah ikhlas kepada Allah, jauh dari riyaa dan sum'ah, sama sekali tdk mengharapkan pujian dan sanjungan manusia
- muqoddimah kelima: dalam ucapan وإياك نستعين
"Dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan", mengandung pengakuan hamba bahwaanya segala upaya, usaha, dan keberhasilan semata-mata karunia Allah, hamba hanya melakukan sebab, akan tetapi tdk memeliki peran sama sekali dalam keberhasilan. Bahkan usaha hamba itupun karunia Allah, kecerdasannya, tenaganya, kepiawaiannya, pengalamannya, semuanya karunia dari Allah. Jika demikian lantas apa yg hendak ia banggakan??. Maka terkauhkanlah sang hamba dari penyakit ujub
Setelah lima muqoddimah ini lalu terbukalah hati sang hamba tatkala mengucapkan doa yg agung ini اهدنا الصراط المستقيم
Seluruh muqoddimah ini menunjukan akan agungnya inti pembicaraan, jika setiap muqoddimahnya/pembukanya agung maka bagaimana lagi agung isi kandungan utamanya.

KEDUA : Kandungan doa agung ini :
Mungkin ada yg bertanya, kenapa kita terus mengucapkan doa ini (meminta ditunjukkan kpd jalan yg lurus) sementara kita sudah berada di atas jalan yg lurus? Kita sudah berada di atas agama Islam?
Barang siapa yg merenungkan kandungan doa ini maka ia akan mengetahui jawaban pertanyaan ini.
Sesungguhnya hidayah/petunjuk yg kita minta dalam doa ini memiliki kandungan yg dalam, diantaranya:
1) Meskipun kita telah berada di atas agama Islam akan tetapi ternyata masih ada praktek-praktek yg keliru yg disandarkan kpd Islam padahal ia bukan bagian dari Islam. Karenanya kita meminta petunjuk kpd Allah agar ditunjukkan kpd jalan yg lurus yg benar-benar bagian dari Islam dan mengantarkan ke surga
2) Jika ternyata kita telah berada di atas jalan yg lurus, ternyata masih terlalu banyak kebaikan yg belum kita ketahui yg akan memperindah perjalanan kita di atas jalan yg lurus tersebut. Karenanya kita butuh petunjuk dan hidayah dari Allah agar ditunjukkan dan dijelaskan bagi kita kebaikan-kebaikan tersebut
3) Setelah mengetahui kebaikan-kebaikan, kita masih butuh hidayah Allah dan taufiqNya agar menjadikan kita mengamalkan dan mencintai kebaikan-kebaikan tersebut
4) Terkadang kita telah mengetahui suatu kebaikan secara global, maka kita butuh hidayah dari Allah agar kita ditunjuki sisi-sisi keindahan kebaikan tersebut secara detail dan rinci agar kita semakin sabar dan tegar dalam menjalankan kebaikan tersebut. Tentu berbeda antara seseorang yg mengetahui ibadah sholat itu baik, dengan seseorang yg mengetahui dgn rinci indahnya ibadah sholat serta hikmah-hikmah yg terkandung dalam sholat
5) Masih banyak keburukan dan jalab yg miring dan menyimpang yg menggoda kita dalam menempuh jalan yg lurus, karenanya kita butuh petunjuk Allah agar menunjukkan batilnya keburukan dan menyimpangnya jalan-jalan tersebut, yg senantiasa mengancam, dan sewaktu-waktu bisa mwnggelincirkan kita tanpa kita sadari
6) Setelah kita mengetahui kebaikan dan menjalankannya, juga telah mengetahui keburukan dan menjauhinya, maka ketahuilah kita masih terus senantiasa butuh kepada hidayah Allah agar kita bisa istiqomah di atas jalan yg lurus. Terlalu banyak orang yg di awal perjalanan berada di atas jalan yg lurus, akan tetapi menyimpang dipenghujung jalan. Kita butuh istiqomah terus hingga detik nafas terakhir....

Dari kandungan-kandungan di atas kita mengetahui hikmah kenapa Allah di akhir surat al-fatihah mencela kaum nasrani dan yahudi. Karena diantara jalan yg menyimpang adalah jalannya kaum nasrani yg semangat beribadah namun tanpa ilmu, jadilah mereka dicap sesat oleh Allah. Demikian juga jalannya kaum yahudi yg berilmu namun enggan mengamalkannya
Semoga penuturan singkat ini membantu dalam meraih kekhusyu'an dalam mengucapkan doa yg agung ini
 (kandungan-kandungan doa ini telah disinggung oleh ibnul qoyyim rahimahullah dalam kitabnya badaaiul fawaaid 2/35-38

Comments   

 
# usri ami 2013-02-01 17:57
Alhamdulillah..
Kalau bukan karena kasih sayang Allah.. Tidaklah mungkin hamba bisa meniti Manhaj yang Lurus ini..
Jazaakallahu khairan.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# ahmad s 2013-02-02 06:35
izin share tadz.. jazakallahu khairan
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# abukhonsah 2013-02-02 09:28
barakallahufik, Smg USTAD selalu dilindungi ALLAH dan diberi umur yang panjang sehinggah selalu berdakwa dijalan yang hak ini,dan kami selalu menanti ilmumu,jazakall ahkhoiron
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# warm 2013-02-03 13:01
subhanallah, terimakasih ilmunya ustad

dan kalau boleh saya rekues, mohon feed blognya dis et full, biar saya bisa ngebacanya penuh di feedreader saya, terimakasih :)
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# abu kia 2013-03-03 16:09
kata abu kia ;;; MANTAB Kata Umu Kia ;;; IDEM Kata KAKA UNA ;; MA"NYUS Kata AKU Kia ;;;; TRIMA KASIH UNTUK ILMU NYA....
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# abu kia 2013-03-03 16:10
MANTAB YA PARA PENUNTUT ILMU KAMI MERAPAT KAN BARISAN DI BELAKANG MU
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

20 Artikel Favorit

Sebelum saya memaparkan celaan-celaan Habib Munzir ada baiknya kita kembali mengingat akan bahaya...
Cukup tersentak hati saya tatkala membaca pernyataan-pernyataan berani yang diungkapkan oleh Prof DR...
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, semoga salawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada...
Alhamdulillah, segala puji kita panjatkan kepada Allah atas segala kenikmatan dan limpahan nikmat....
Terlalu banyak hadits-hadits dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang mengharamkan menjadikan...
Sungguh merupakan suatu kemuliaan tatkala seseorang ternyata termasuk Ahlul Bait, tatkala seseorang...
Bagi orang yang sering mengamati isnad hadits maka nama Abu Qilabah bukanlah satu nama yang asing karena...
ANTARA HABIB MUNZIR & ISLAM JAMA'AH(Pernyataan Habib Munzir : Fatwa Orang Tidak Bersanad Adalah...
Kisah seorang wanita yang bernama 'Abiir yang sedang dilanda penyakit kanker. Ia mengirimkan sebuah...
Syubhat-syubhat para pendukung bid'ah hasanah(Imam Syafii mendukung bid'ah hasanah??)Syubhat pertama...
Sesungguhnya banyak sifat-sifat yang merupakan ciri-ciri seorang istri sholihah. Semakin banyak...
Berikut ini penulis nukilkan beberapa perkara yang penting yang berkaitan dengan adab tatkala berjimak...
Alhamdulillah sang ustadz telah menanggapi dengan baik tulisan saya, yang ini tentunya menunjukan...
(Catatan Terhadap Tulisan Ustadz Muhammad Idrus Ramli dan Kiyai Tobari Syadzili)Telah lalu tulisan saya...
KOLEKSI DUSTA PEMERINTAH IRANKalau Nggak Bohong, Bukan Syi'ah Namanya !!! Al-Imam Asy-Syafii berkata...
Nabi shallahu 'alaihi wa sallam bersabda : يُبْعَثُ كُلُّ عَبْدٍ عَلَى مَا مَاتَ عَلَيْهِ "Setiap...
Yang Kadang Terlupakan Oleh Kedua Orang Tua :Ternyata Mencium Anak-Anak Mendatangkan Rahmat Allah...
Alhamdulillah atas segala nikmat yang Allah karuniakan kepada kita semua, semoga shalawat dan salam...
Uwais bin ‘Amir Al-Qoroni adalah tabiin terbaik sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam...
Disusun oleh Abu Abdil Muhsin Firanda PrologIstri yang bisa membahagiakan suami merupakan idaman,...
You are here:   HomeARTIKELWejanganAgar Lebih khusyu' Ketika Berdoa "اِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيْمَ"